DPW PPP Sumsel Usulkan Muhammad Mardiono Sebagai Cawapres

Palembang, IDN Times - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Sumatra Selatan (DPW PPP Sumsel) mengusulkan kader partainya menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada konstelasi pemilu mendatang. Nama Plt Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono, didorong maju karena dianggap paling kompeten.
"Dari segi kapasitas, tentu kami paham beliau sangat mampu untuk itu, dan kami pun sebagai kader partai berharap beliau bisa maju di Capres dan Cawapres," ungkap Ketua DPW PPP Sumsel, Agus Sutikno, Jumat (18/11/2022).
1. Serahkan keputusan kepada koalisi KIB

Agus menjelaskan, keinginan DPW masih bersifat masukan. Sebab partai berlambang Ka'bah tersebut merupakan bagian dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Golkar dan PAN, sehingga keputusan harus berasal dari kesepakatan bersama.
"Bicara Capres dan Cawapres adalah soal aturan, bahwa yang mengusung Capres dan Cawapres itu sebagai partai politik atau gabungan partai politik," jelas dia.
2. Persiapkan langkah pemenangan pileg

Agus juga menjelaskan, penentuan Capres dan Cawapres akan dibahas dalam forum internal PPP. Selain menyiapkan langkah menuju Pilpres, pihaknya juga akan menyiapkan diri untuk Pileg yang akan menentukan kondisi partai, mulai dari kesiapan dan target kursi di DPR RI.
"Tugas kita sekarang bagaimana tahapan pemilu 2024 segera dilengkapi, segera kita konsolidasikan sehingga secara simultan Pileg kita siap. Untuk pilpres kita akan mengikuti bagaimana keputusan partai atau Dewan Pimpinan Pusat (DPP)," jelas dia.
3. Pileg jadi cermin PPP di pemilu selanjutnya
.jpg)
Agus mengakui proses pileg mendatang menentukan bagaimana langkah partai ke depan. Untuk menjadi partai yang bisa berdiri sendiri dan mengusung Capres, PPP berharap bisa meraih banyak kursi.
"Sambil kita berjuang lima tahun ke depan atau pemilu nanti kursi kita menjadi lebih besar, sehingga kita mampu tampil di Capres walaupun harus berkoalisi. Sebab aturannya yang mencalonkan Capres dan Cawapres itu adalah parpol atau gabungan parpol," tutup dia.



















