Minyak goreng curah merek Minyak Kita (IDN Times/Fariz Fardianto)
Dalam sepekan terakhir, Pemkot Palembang gencar melaksanakan operasi pasar di sejumlah kecamatan dan kelurahan. Stok minyak goreng masih dikeluhkan warga karena belum mencukupi kebutuhan.
Menurut Lia, warga Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, stok minyak goreng di beberapa mal kosong sejak beberapa hari lalu. Walaupun tersedia, konsumen harus melakukan transaksi langsung di kasir dan mengantre.
"Jumat-Sabtu kemarin ke Palembang Square kosong di dua supermarket. Pertama di Hypermart karena ada pengumuman stok di Instagram hanya 2 jam kehabisan. Kemudian di Carrefour harus antre. Sudah antre pun minyak goreng habis," ungkapnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Sumatra Selatan (BPS Sumsel), kebutuhan minyak goreng di Palembang dalam sebulan mencapai angka 1,8 juta liter dengan kebutuhan harian minimal satu orang sekitar 0,2 liter.