Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dampak Pembatalan Haji, Antrean Keberangkatan di Sumsel Jadi 21 Tahun

Kota Palembang
Dampak Pembatalan Haji, Antrean Keberangkatan di Sumsel Jadi 21 Tahun
Ilustrasi Jamaah Haji (IDN Times/Umi Kalsum)
Share Article

Palembang, IDN Times - Sebanyak 7.035 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Sumatra Selatan batal melaksanakan ibadah ke Tanah Suci, setelah keputusan pemerintah Arab Saudi dan Indonesia. Penundaan Rukun Islam kelima terjadi karena Indonesia masih dalam situasi pandemik COVID-19.

"Pembatalan ibadah haji tahun ini harus dipahami semata-mata karena situasi pandemik, melindungi keamanan bersama," ungkap Kabag Informasi dan Humas Kementerian Agama Sumsel, Saefuddin, Jumat (4/6/2021).

  1. 1. Antrean ke Tanah Suci semakin panjang

    Pinterest.com
    Pinterest.com

    Dengan batalnya ibadah haji untuk kali kedua, 2020 dan 2021, maka ada sekitar 142.989 CJH asal Sumatra Selatan (Sumsel) semakin lama mengantre. Butuh waktu sekitar 21 tahun bagi seorang CJH yang ingin pergi.

    Pihaknya pun belum dapat memastikan apakah ibadah haji akan tahun mendatang dapat dilaksanakan, mengingat belum ada kepastian lebih lanjut.

    "Sampai sekarang belum informasi soal kelanjutan di tahun mendatang. Namun kita tetap akan membuka pendaftaran ibadah haji," ungkap dia.

  2. 2. Gubernur Sumsel minta CJH asal Sumsel bersabar

    default-image.png
    Default Image IDN

    Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan prihatin dengan pembatalan ibadah haji. Menurutnya, keputusan itu dibuat melalui pertimbangan panjang oleh pemerintah Arab Saudi demi mencegah klaster baru.

    "Saya mohon agar para CJH di Sumsel dapat bersabar, tentu ada pertimbangan khusus terhadap penundaan keberangkatan haji tahun ini," jelas dia.

  3. 3. Masyarakat hanya bisa menunggu Indonesia mendapat kuota

    Ilustrasi jemaah haji Indonesia saat tiba di Tanah Air. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
    Ilustrasi jemaah haji Indonesia saat tiba di Tanah Air. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

    Deru menambahkan, saat ini masyarakat hanya bisa menunggu mengenai kejelasan kuota ibadah haji asal Indonesia pada tahun mendatang.

    "Saya terus berdoa agar Indonesia khususnya jemaah asal Sumsel dapat kuota," tutup dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More