Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cerita Delfina, Berangkat Haji dalam Keadaan Hamil 

Cerita Delfina, Berangkat Haji dalam Keadaan Hamil
Delfina, jemaah haji asal Sumbar yang berangkat haji dalam keadaan hamil (Foto: Kemenag Sumbar)
Intinya Sih
  • Delfina Liza (36) jemaah haji dari Sumatra Barat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci dalam kondisi hamil 14 minggu
  • Delfina baru mengetahui kehamilannya beberapa bulan sebelum keberangkatan dan sempat khawatir tidak bisa berangkat
  • Setelah dinyatakan sehat oleh dokter kandungan, Delfina mendapatkan surat rekomendasi kesehatan dan diberangkatkan untuk menunaikan ibadah haji
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Padang, IDN Times - Delfina Liza (36) jemaah haji dari Sumatra Barat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersama dalam kondisi hamil. Jemaah haji asal Kabupaten Sijunjung tersebut baru mengetahui kehamilannya beberapa bulan sebelum keberangkatan

"Baru tahunya hamil itu beberapa bulan lalu saat semua urusan untuk keberangkatan haji ini sudah selesai dan melakukan pengecekan," katanya dalam wawancara beberapa waktu lalu.

Setelah mengetahui kehamilannya, Delfina sempat khawatir tidak diizinkan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

1. Mengetahui kehamilan

Jemaah Haji kloter 11 embarkasi Padang menuju Jeddah (Foto: Kemenag Sumbar)
Jemaah Haji kloter 11 embarkasi Padang menuju Jeddah (Foto: Kemenag Sumbar)

Delfina menceritakan, mengetahui dirinya berbadan dua pada April 2025 silam setelah melakukan vaksinasi miningitis dan polio sebagai bentuk persiapan keberangkatan menuju tanah suci.

"Awal mengetahui kehamilan itu saya kaget. Karena semua urusan untuk keberangkatan haji sudah selesai dan Istitoah saya juga sudah keluar," katanya.

Ia menambahkan, sempat merasa tidak enak badan dan seperti seorang yang sedang hamil. "Karena itu, saya langsung saja melakukan pemeriksaan. Ternyata benar hamil," katanya.

2. Khawatir tidak bisa berangkat haji

Seorang jemaah haji dipapah oleh petugas saat akan naik pesawat (Foto: Kemenag Sumbar)
Seorang jemaah haji dipapah oleh petugas saat akan naik pesawat (Foto: Kemenag Sumbar)

Delfina sempat khawatir tidak bisa berangkat ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah haji tahun ini dan harus menunggu lagi. "Saya konsultasi dengan dokter kandungan dan dinyatakan bahwa janin dalam keadaan sehat dan saya juga dinyatakan sehat," katanya.

Ia menambahkan, setelah dinyatakan sehat oleh dokter kandungan, meminta agar diberikan surat rekomendasi kesehatan dan dinyatakan bisa menunaikan ibadah haji.

3. Bisa berangkat ke tanah suci

ilustrasi haji (pexels.com/Muhammad Khawar Nazir)
ilustrasi haji (pexels.com/Muhammad Khawar Nazir)

Berbekal surat keterangan dari dokter tersebut, ia langsung mendatangi Kemenag Sumbar hingga akhirnya dirinya dinyatakan bisa diberangkatkan.

"Setelah saya tanyakan ke Kemenag, ternyata yang tidak boleh berangkat itu yang usia kandungannya di bawah 12 minggu dan di atas 26 minggu," katanya.

Dengan penjelasan tersebut Delfina bisa bernapas lega. Karena saat dirinya diberangkatkan, usia kandungannya sudah berada pada angka 14 minggu.

"Dengan begitu saya dinyatakan boleh berangkat tahun ini dan saya merasa sangat senang sekali. Karena saya mendapatkan rejeki hamil dan bisa menunaikan ibadah haji," katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Sumatera Selatan

See More