Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Benahi Pembinaan Pemain Muda, SFC Pastikan Tidak Ada Pemain Titipan
Skuad Sriwijaya FC musim 2024/2025 latihan di Lapangan Jasdam Palembang (Dok. Media Officer Sriwijaya FC)
  • Manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) menggelar seleksi mencari talenta muda sebagai calon pemain Sriwijaya FC (SFC) muda selama tiga hari
  • Seleksi terbuka untuk anak muda di Sumsel dan tanpa pemain titipan, dengan harapan melahirkan bibit pemain sepak bola masa depan tim Elang Andalas
  • Sistem gugur digunakan dalam proses seleksi pemain muda, dengan fokus pada skil individu pemain di setiap lini untuk menjadi tim EPA SFC U-20
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN TImes - Manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) akan menggelar seleksi mencari talenta muda sebagai calon pemain Sriwijaya FC (SFC) muda. Seleksi tersebut akan berlangsung selama tiga hari mulai 9-11 Mei 2025 diharapkan mampu melahirkan bibit pemain sepak bola untuk masa depan tim berjuluk Elang Andalas tersebut.

"Tujuan kita melakukan seleksi memang untuk mencari pemain muda yang berkualitas," ungkap Ketua Panitia Turnamen Elite Pro Academy (EPA) SFC U-20, Muhammad David, Jumat (9/5/2025).

1. Cari bibit pemain muda berkualitas

Duel Sriwijaya FC kontra PSMS di Stadion Gelora Jakabaring Palembang (dok.PSMS)

David mengungkapkan, seleksi yang dilakukan pihaknya akan berlangsung terbuka untuk anak muda di Sumsel. Dirinya memastikan dalam seleksi yang ada bibit pesepakbola yang dicari adalah mereka yang benar-benar memiliki kualitas sehingga ruang untuk pemain titipan tidak akan terjadi.

"Jangan ada berpikir nanti tim EPA SFC U-20 ada pemain titipan. Semua pemain hasil dari seleksi. Kita tidak mau mencari pemain yang tidak sesuai dengan penilaian alias titipan," jelas dia.

2. SFC bentuk tim jangka panjang

Sriwijaya FC lolos degradasi (Dok. Media Officer Sriwijaya FC)

Sesuai dengan langkah SFC dalam membenahi tim jangka panjang, diharapkan muncul bibit-bibit baru yang nantinya dapat mengantarkan sepak bola Sumsel kembali berkiprah di Liga 1. Pembinaan ini akan menjadi langkah nyata dalam memaksimalkan pemain lokal yang ada.

"Persyaratan kita sudah jelas, KTP. Kalau belum ada bisa menunjukan KK. Jadi yang ikut seleksi kita jamin warga Sumsel. Itu sesuai tagline SFC Reborn mencari talent sepak bola asli warga Sumsel," jelas dia.

3. Seleksi dilakukan dengan melihat kemampuan individu

Stadion Bumi Sriwijaya (Dok: Pemprov Sumsel)

David menjelaskan, dalam proses seleksi pemain muda, pihaknya akan menggunakan sistem gugur. Dari beberapa tim yang bertanding pihaknya akan meliihat talenta-talenta pemain yang cocok masuk dalam skema pemain muda SFC U-20.

"Intinya kita mencari Elang Andalas Muda berdasar skil individu pemain di setiap lini. Siapa tim yang juara tidak langsung menjadi tim EPA. Tetapi kita melihat berdasar kemampuan individu," jelas dia.

Editorial Team

Related Article