BBPOM Uji Sampel Makan Bergizi di Palembang Antisipasi Boraks Formalin

Palembang, IDN Times - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang konsisten melakukan uji sampel menu Makan Bergizi Gratis (MBG) program Presiden Prabowo Subianto untuk peserta didik dan nondidik di Bumi Sriwijaya.
"Antisipasi zat berbahaya boraks dan formalin, kita verifikasi surveilans keamanan pangannya, setiap sebelum konsumsi," ujar Kepala BBPOM Palembang Yanni Ardianti, Rabu (8/1/2025).
1. Teknis uji keamanan pangan MBG menggunakan parameter cepat

Teknis uji keamanan pangan program MBG kata dia menggunakan parameter cepat. Tujuannya agar penerima makanan bergizi itu tidak keracunan bahan berbahaya yang menyebabkan diare, muntah hingga dalam kondisi melemah akibat zat kimia.
"Kita uji cepat parameter formalin dan boraks. Kalau positif formalin biasanya di sample terlihat ada warna ungu. Jika positif boraks akan keluar warna merah," katanya.
2. BBPOM Palembang verifikasi kelayakan menu MBG

Verifikasi kelayakan menu MBG selain antisipasi zat berbahaya juga dilakukan untuk memastikan makanan tersebut bebas dari virus ataupun bahan kimia yang berpotensi menyebabkan penyakit.
"Karena biasanya formalin disalahgunakan untuk ikan, ayam juga di tahu. Boraks biasa ada di kerupuk, tahu, dan olahan makanan berbahan tepung. Sementara menu yang disajikan itu (tempe, tahu dan lain-lain)," jelas Yanni.
3. BBPOM Palembang bagikan wilayah uji sampel berdasarkan risiko

Meski memastikan uji sample makanan dilakukan setiap waktu sebelum makanan MBG dikonsumsi siswa sekolah, BBPOM Palembang mengaku pengujian dilakukan hanya di beberapa sekolah.
"Memang tidak semua sekolah akan di-sampling seperti ini kita akan lakukan kajian resiko dan pembagian wilayah," kata dia.
Tetapi lanjutnya, BBPOM Palembang komitmen melakukan surveilans untuk verifikasi kemanan pangan terjaga, karena mereka yakin makanan yang diberikan sudah aman sebelumnya.



















