Baru 3 Hari Operasi, Musi Cruise Kembali ke Galangan Kapal, Ada Apa?

- Kapal Musi Cruise berhenti sementara karena baling-baling tersangkut tali besar di Sungai Musi.
- Kendala terjadi pada baling-baling, mesin kapal tidak terganggu namun perlu observasi lebih lanjut.
- Kapal akan segera diperbaiki di galangan kapal agar dapat beroperasi kembali dan tidak mengganggu kenyamanan penumpang.
Palembang, IDN Times - Kapal wisata Musi Cruise baru beroperasi sejak 1 Januari 2025 lalu terpaksa berhenti berlayar sementara waktu. Hal ini dilakukan lantaran adanya kendala teknis saat kapal berlayar lantaran baling-baling kapal tersangkut tali saat berlayar di Sungai Musi, Jumat (3/1/2025) kemarin.
"Sore (kemarin) kejadiannya saat masih berlayar di Sungai Musi, mendadak mesin mengeluarkan getaran yang tidak biasa karena baling baling terlilit tali yang berukuran cukup besar,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Agus Supriyanto, Sabtu (4/1/2024).
1. Kapal dibawa ke galangan untuk diperbaiki

Agus menjelaskan, kendala pada kapal hanya terjadi dibagian baling-balingnya. Kapal tersebut masih bisa berlayar lantaran tak ada gangguan pada mesin kapal. Hanya saja, masalah pada baling-baling terjadi cukup berat sehingga perlu dilakukan observasi.
"Kapal sudah dimasukan ke docking (galangan kapal) untuk segera diperbaiki," beber dia.
2. Sempat ada tali menyumbat baling-baling kapal

Agus mengungkapkan, ketika kapal berlayar di Sungai Musi bagian baling-baling kapal mendadak berhenti. Hal ini membuat kapten kapal segera mematikan mesin dan melakukan pengecekan.
"Kebetulan ada penyelam yang biasa mencari harta karun di Sungai Musi dan menolong mengeceknya, dan baru diketahui ada tali yang berukuran cukup besar sudah menyumbat bagian besi baling baling yang terhubung ke bagian mesin pengerak," jelas dia.
3. Dishub pastikan perbaikan kapal akan dipercepat

Agus memastikan pengerjaan perbaikan kapal akan dilakukan pihaknya untuk memastikan kapal dapat segera beroperasi kembali. Kapal yang ditujukan untuk wisata baru di Sungai Musi tersebut menjadi pilihan baru wisatawan mancanegara dan lokal yang akan menikmati keindahan Sungai Musi.
"Akan kita usahakan secepat mungkin perbaikannya, karena kalau dipaksakan beroperasi akan mengangu kenyaman penumpang karena ada getaran mesin," jelas dia.



















