Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Banjir Rendam Gardu PLN, Ratusan Pelanggan di Muba Terdampak Pemadaman
(Gardu PLN yang terendam banjir di ULP Sekayu Kabupaten Muba) IDN Times/istimewa
  • Banjir di Musi Banyuasin merendam ratusan rumah dan gardu listrik PLN, mempengaruhi 608 pelanggan dengan 370 pelanggan masih padam
  • Kendala di lapangan karena tingginya air, 6 gardu diblokir dan harus dipadamkan jika terendam, disarankan untuk memadamkan MCB secara mandiri
  • Pihak PLN mengimbau agar masyarakat memasuki kawasan banjir menggunakan alat pengaman diri dan setelah banjir surut, pastikan instalasi listrik dalam keadaan kering
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Musi Banyuasin, IDN Times - Banjir yang terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel, tak hanya merendam ratusan rumah penduduk, fasilitas umum, dan jalan protokol, tetapi juga gardu listrik milik PLN.

Wilayah yang terdampak padam akibat banjir di Kecamatan Sanga Desa pada 16-17 Januari meliputi ULP Sekayu. Aset distribusi yang terdampak terhadap enam gardu listrik.

1. Ratusan pelanggan di lima desa terdampak pemadaman

(Gardu PLN yang terendam banjir di ULP Sekayu Kabupaten Muba) IDN Times/istimewa

Manager PLN Unit Sekayu, Edo Zulkarnain mengatakan, sebanyak 608 pelanggan terdampak dan saat ini masih padam sekitar 370 pelanggan .

"Beberapa daerah masih padam seperti Desa Ngulak 1, Desa Kemang Ilo, Desa Keban II, Desa Ulak Embacang, dan Desa Tanjung Raya," ujarnya.

2. Terdapat 6 gardu diblokir karena air mendekati lantai PHBTR

(Gardu PLN yang terendam banjir di ULP Sekayu Kabupaten Muba) IDN Times/istimewa

Edo menjelaskan, kendala di lapangan 6 gardu diblokir karena tinggi air sudah mendekati lantai PHBTR (unsafe condition) pada pukul 14.30 WIB. Lalu sekitar pukul 20.00 WIB, 1 dari 6 gardu sudah dapat dioperasikan karena PHBTR sudah ditinggikan.

"Untuk daerah dengan Box TR terendam harus dipadamkan kalau air naik sampai 1-1,5 meter. Walaupun gardu tidak terendam namun sebaiknya tetap dipadamkan," jelasnya.

3. Warga diminta amankan seluruh perangkat elektronik

(Gardu PLN yang terendam banjir di ULP Sekayu Kabupaten Muba) IDN Times/istimewa

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang rumahnya terendam air agar memadamkan Meter Circuit Breaker (MCB) di kWh meter instalasi rumah sendiri, demi menghindari bahaya tersengat listrik.

"Cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan setop kontak, dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman atau ke tempat yang lebih tinggi,” imbaunya.

Agar semakin aman, masyarakat yang akan memasuki kawasan banjir juga perlu menggunakan alat pengaman diri seperti sepatu boots kedap air, sehingga jika melewati genangan air dapat menghindari risiko terkena pecahan kaca, paku, bakteri, maupun arus listrik bocor.

"Setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan instalasi listrik dalam keadaan kering. Penormalan listrik oleh PLN akan dilakukan apabila instalasi dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik," tutupnya.

Editorial Team

Related Article