99 Ribu Benur Rp15 Miliar Gagal Diselundupkan ke Singapura

- Lanal TNI berhasil menggagalkan penyelundupan 99.648 ekor benih lobster dari Pulau Rimau, Banyuasin, Sumatra Selatan.
- Penyelundupan tersebut ditaksir bernilai Rp15 miliar dan melibatkan empat pelaku asal Banyuasin yang berhasil diamankan.
- Tim F1QR Lanal Palembang menemukan barang bukti berupa kendaraan bak terbuka dan speedboat 200 PK, serta akan menyerahkan benih lobster ke BPSPL untuk dilepaskan di Perairan Lampung.
Palembang, IDN Times - Puluhan ribu benih lobster atau benur jenis lobster mutiara dan pasir yang diselundupkan dari Pulau Rimau, Banyuasin, Sumatra Selatan (Sumsel), gagal masuk Singapura.
"Kami berhasil amankan 18 kotak benih lobster sejumlah 99.648 ekor, Kamis (2/5/2024) kemarin," kata Komandan Lanal (Danlanal) Palembang, Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan, Senin (6/5/2024).
1. Empat pelaku asal Banyuasin ditangkap

Puluhan ribu benur yang gagal dibawa ke negara tetangga itu ditaksir sekitar Rp15 miliar. Laporan penyelundupan benih lobser diterima Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang dari informasi warga setempat.
"Penggagalan penyelundupan benih lobster terjadi pada Kamis lalu sekitar pukul 19.00 WIB. Tim kami juga mengamankan empat pelaku asal Banyuasin," kata dia.
2. Lanal TNI Palembang sita satu unit speedboat dan mobil bak terbuka

Hasil pengamanan Tim F1QR (Fleet One Quick Response) Lanal Palembang, sejumlah barang bukti ditemukan meliputi satu unit kendaraan jenis bak terbuka dan satu unit speedboat 200 PK.
"Selain benih lobster yang kami gagalkan dari pelabuhan tidak resmi di Perairan Pulau Rimau, kami juga telah mengamankan barang bukti lain," timpalnya.
3. Keempat pelaku penyelundupan benur masig akan dilakukan penyidikan

Selanjutnya Lanal Palembang akan menyerahkan benih lobster tersebut kepada Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) untuk dilepaskan di Perairan Lampung.
"Untuk pengembangan, diduga empat pelaku ini akan dilakukan penyidikan lanjut Angkatan Laut (Lanal) Palembang," jelas dia.


















