Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Efisiensi Anggaran, Hotel di Sumbar Terdampak 50 Persen Pendapatan
Room Division Manager Hotel Santika Padang, Avito Zulkifli (Foto: Dok Vito)
  • Dampak efisiensi anggaran pemerintah mulai terasa di perhotelan Kota Padang
  • Usaha perhotelan baru pulih dari pandemi dan bencana, namun harus kembali mengencangkan ikat pinggang
  • Pendapatan perhotelan sangat bergantung pada kegiatan pemerintahan, efisiensi anggaran bisa mempengaruhi pendapatan hingga 50%
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Meskipun baru berjalan satu bulan, dampak efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah sudah mulai terasa di bidang perhotelan yang ada di Kota Padang.

"Pada Februari ini saja sudah ada beberapa kegiatan yang sebelumnya sudah dibooking, kini dibatalkan oleh pemerintah," kata Room Division Manager Hotel Santika Padang, Avito Zulkifli saat dihubungi IDN Times, Senin (17/2/2025).

Ia mengungkapkan, sektor perhotelan di Kota Padang atau Sumatra Barat sejauh ini kebanyakan bergantung pada kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pemerintahan.

1. Baru recovery, sudah dihantam lagi

Ilustrasi efisiensi anggaran (Foto: IDN Times)

Vito mengungkapkan, usaha perhotelan di Kota Padang saat ini baru bisa bernapas lega usai pandemi Covid-19 dan beberapa bencana yang terjadi di Sumatra Barat.

"Dengan adanya efisiensi anggaran ini, tentunya kami terpaksa harus mengencangkan ikat pinggang lagi dengan adanya efisiensi anggaran ini," katanya.

Ia mengungkapkan, pada 2024 lalu bisnis prhotelan di Sumatra Barat cukup tertekan dengan adanya bencana yang terjadi berulang kali.

"Kita sudah berharap sekali tahun ini kita bisa bernapas lebih lega. Tapi dengan efisiensi anggaran yang bahkan lebih dari 50 persen ini, tentunya kita juga khawatir," katanya.

2. Penghasilan sangat disupport pemerintah

Ilustrasi efisiensi anggaran (Foto: IDN Times)

Menurut Vito, selama ini penghasilan perhotelan sangat disupport oleh kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah.

"Pemerintahan yang sering melakukan kegiatan di sini itu Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, dan Pemerintah Provinsi. Tentunya dengan efisiensi anggaran ini akan sangat mempengaruhi pendapatan," katanya.

Menurutnya, pendapatan Hotel Santika sendiri dari pemerintahan bisa mencapai 40 sampai 50 persen dari keseluruhan penghasilan yang didapatkan selama ini.

"Segmen kami itu ada korporasi, online travel dari agen-agen wisata hingga pemerintahan. Dari seluruhnya itu pemerintah mendominasi pendapatan," katanya.

3. Harapan Perhotelan

Room Division Manager Hotel Santika Padang, Avito Zulkifli (Foto: Dok Vito)

Vito berharap agar pemerintah bisa mengkaji ulang lagi kebijakan efisiensi anggaran tersebut, terutama untuk bidang perhotelan yang akan menerima dampak yang cukup besar.

"Efisiensi anggaran ini menurut saya bisa dipertimbangkan lagi. Kalau bisa angkanya 10 atau 20 persen saja," katanya.

Menurutnya, beban yang diberikan kepada perhotelan dalam hal upah saat ini juga cukup besar seperti kenaikan UMP yang mencapai 6,5 persen pada akhir tahun 2024 lalu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article