Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kesal kepada Istri, Pria ini Perkosa Anak Tiri

Kab. Ogan Komering Ilir
Kesal kepada Istri, Pria ini Perkosa Anak Tiri
ilustrasi korban kekerasan (freepik.com/doidam10)
Share Article

Ogan Komering Ilir, IDN Times - Seorang pria berinisial RH (51) warga di Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel ini harus mendekam di balik jeruji besi setelah memperkosa anak tirinya, PL. 

RH mengaku khilaf telah memperkosa PL yang masih berusia 10 tahun. Kejadian memilukan itu terjadi pada 10 Agustus lalu. 

  1. 1. Pelaku mengaku baru satu kali melakukan aksinya

    Ilustrasi pelecehan seksual (IDN Times)
    Ilustrasi pelecehan seksual (IDN Times)

    Dari pemeriksaan semantara, Kapolres OKI, AKBP Hendrawan Susanto, mengungkap, pelaku mengaku memerkosa anaknya karena kesal pada istri yang menolak ketika diajak berhubungan badan.  

    "Sehingga pelaku melampiaskan nafsunya kepada anak tirinya. Pelaku mengaku saat kejadian mengancam korban dan melakukan perbuatan itu baru satu kali," ujarnya Rabu (4/9/2024). 

  2. 2. Pelaku terancam 15 tahun penjara

    Ilustrasi Penjara (pexels.com/RDNE Stock project)
    Ilustrasi Penjara (pexels.com/RDNE Stock project)

    Kejahatan pelaku terungkap setelah korban menceritakan perbuatan RH kepada kakak perempuan. Kemudian, kakak perempuan korban melaporkan ayah tirinya ke polisi.

    Kini kondisi korban mengalami trauma dan polisi sudah meringkus pelaku. "Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara dan ditambah sepertiga masa tahanan menjadi 20 tahun," tegasnya.

  3. 3. Pelaku mengaku khilaf dan minta maaf

    ilustrasi korban pelecehan seksual (freepik.com/freepik)
    ilustrasi korban pelecehan seksual (freepik.com/freepik)

    Sementara itu, pelaku mengaku sudah empat tahun menikah dengan ibu korban. Hanya saja dia kesal setiap ingin mengajak istrinya berhubungan badan, istrinya selalu tertidur.

    "Saya khilaf dan baru pertama kali melakukannya. Saya meminta maaf kepada ibu korban dan menyesali perbuatan tersebut," ucapnya.

  4. 4. Laporkan! Jika kamu mengetahui ada tindak kekerasan terhadap anak

    Ilustrasi kekerasan seksual. (IDN Times/Mardya Shakti)
    Ilustrasi kekerasan seksual. (IDN Times/Mardya Shakti)

    Jika kamu melihat atau mengetahui ada indikasi kekerasan dan eksploitasi yang dialami anak-anak, jangan diam dan laporkan! Berikut salah satu lembaga yang bisa kamu hubungi:

    1. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

    Alamat: Jl. Teuku Umar No. 10 Gondangdia Menteng Jakarta Pusat DKI Jakarta, Indonesia
    Telepon: (+62) 021-319 015 56
    Whatsapp: 0821-3677-2273
    Fax: (+62) 021-390 0833
    Email: pengaduan@kpai.go.id

    2. Komnas Perempuan
    Email: petugaspengaduan@komnasperempuan.go.id
    Facebook: www.facebook.com/stopktpsekarang/
    Twitter: @komnasperempuan

    3. LBH APIK

    Whatsapp: 0813-8882-2669 (WA only) mulai pukul 09.00-21.00 WIB
    Email: PengaduanLBHAPIK@gmail.com

    4. Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Sumsel

    Alamat: Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sumsel. Jalan Ade Irma Nasution No.1254, Sungai Pangeran, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30121
    Telpon: 0711-314004
    Handphone: +62 812-7831-593

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More