Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kasus Mpox di Palembang: Gejala, Penderita hingga Cara Mengobati

Kasus Mpox di Palembang: Gejala, Penderita hingga Cara Mengobati
ilustrasi kulit dengan ruam (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • Monkey pox atau cacar monyet muncul di Indonesia, mudah menular tapi bukan penyakit mematikan.
  • Kasus penularan Mpox nihil di Palembang setelah uji klinis negatif, namun harus tetap waspada.
  • Penyebaran Mpox paling rentan lewat kontak fisik dan hubungan seksual, hindari dengan isolasi mandiri dan menjaga kebersihan diri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Palembang, IDN Times - Kasus monkey pox (Mpox) atau cacar monyet mulai bermunculan di Indonesia. Mpox merupakan penyakit yang mudah menular, namun bukan penyakit mematikan. Penularan Mpox terjadi karena infeksi dari virus.

Di Palembang, warga di sekitar kawasan Ulu sempat dinyatakan suspek, namun setelah menjalani tes laboratorium, kemudian uji klinis, hasil pemeriksaan negatif Mpox dan Dinas Kesehatan (Dinkes) kota memastikan kasus penularan Mpox nihil (nul).

Meski demikian, ada baiknya kamu tetap waspada ya, agar tidak tertular penyakit ini. Berikut penjelasannya. 

1. Kasus mpox harus ditelusuri, apabila dinyatakan positif

ilustrasi ruam (freepik.com/freepik)
ilustrasi ruam (freepik.com/freepik)

Kasus Mpox harus benar-benar dilakukan penelusuran, karena penyebaran yang cepat. Bagi seorang yang dinyatakan positif Mpox setelah uji klinis, langkah awal menghindari penularan dengan cara melakukan isolasi mandiri hingga mereda.

 Kabid Pencegahan Pengendalian dan Penyakit Dinkes Palembang Yudi Setiawan menjelaskan, jika ada kasus Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) menyatakan satu kasus suspek ternyata positif Mpox, maka hasil itu akan dikonfirmasi ke laboratorium Jakarta.

"Tapi harus saya luruskan, hasil pemeriksaan BBLK negatif, maka suspek, bukan Mpox," ujarnya kepada IDN Times Rabu (4/9/2024)

2. Mpox pertama kali menyebar di Afrika

ilustrasi vaksin (freepik.com/freepik)
ilustrasi vaksin (freepik.com/freepik)

Ia menegaskan, Mpox bukan penyakit mematikan karena dilihat dari sisi riwayat kematian, angkanya terbilang rendah dan sedikit. Kendati bukan penyebaram virus berbahaya, Mpox tetap harus diwaspadai di masyarakat.

"Cacar monyet penyakit yang saat ini menyebar cepat di kawasan Afrika dan memang sudah ada masuk ke tanah air," kata dia.

3. Mpox bisa dihindari dengan tidak kontak fisik dengan penderita

ilustrasi lesi (freepik.com/freepik)
ilustrasi lesi (freepik.com/freepik)

Penyebaran kasus Mpox paling rentan terjadi dan mudah menular lewat kontak fisik terhadap penderita, lalu dari luka terbuka dan hubungan seksual. Cara menghindari kasus Mpox adalah tidak melakukan hubungan intim dengan penderita.

"Untuk menghindari terkena cacar monyet yakni dengan tidak berhubungan dulu dengan penderita cacar monyet misalnya dengan tidak berjabat tangan, atau berdekatan dulu," timpalnya.

4. Gejala Mpox hampir mirip cacar air

(freepik/freepik.com)
(freepik/freepik.com)

Selain tidak kontak fisik dengan penderita, cara awal menghindari penularan Mpox adalah dengan menjaga kebersihan diri. Apalagi cacar monyet tersebar melalui virus yang biasanya tertular karena kondisi tubuh lemah. Maka itu, tubuh harus bisa melawan vurus dengan imunitas dan antibodi.

"Yang penting diketahui, gejala cacar monyet hampir sama dengan cacar biasanya, suhu badan panas, demam, muncul ruam merah, berair atau bahkan bernanah sehingga meninggalkan bekas luka menghitam, yang membedakan adalah ruam timbul dibagian tertentu," kata Yudhi.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau

Latest News Sumatera Selatan

See More