Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Warga Kertapati Palembang Tewas Terpanggang Jelang Waktu Sahur
Ilustrasi kebakaran. (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Seorang pria bernama Husini alias Asing (51) tewas terpanggang dalam kebakaran hebat di rumahnya di Jalan KI Kemas Rindo, Palembang, jelang waktu sahur.
  • Kebakaran terjadi sekitar pukul 02:00 WIB dan baru berhasil dipadamkan satu jam kemudian oleh petugas Damkar setelah api melalap seluruh bangunan rumah korban.
  • Korban diketahui menderita stroke ringan yang menyulitkannya bergerak, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki dengan dugaan awal korsleting listrik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kebakaran hebat terjadi di sebuah rumah di Palembang dan menyebabkan seorang pria bernama Husin alias Asing meninggal dunia akibat terpanggang jelang waktu sahur.
  • Who?
    Korban adalah Husin alias Asing, pria berusia 51 tahun. Saksi bernama Rusmin (63) menemukan korban, sementara Kapolsek Kertapati AKP Angga Kurniawan memimpin penanganan di lokasi.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di rumah korban yang berada di Jalan KI Kemas Rindo, Lorong KI A Madani, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang.
  • When?
    Kebakaran terjadi pada Minggu dini hari, 8 Maret 2026 sekitar pukul 02.00 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB oleh petugas pemadam kebakaran.
  • Why?
    Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu awal api.
  • How?
    Saat api membesar dari dapur rumah korban, warga berusaha memadamkan secara manual dan mendobrak pintu terkunci namun gagal. Api baru padam setelah petugas damkar tiba di lokasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada rumah di Palembang yang kebakaran waktu orang mau sahur. Seorang bapak namanya Husin tidak bisa keluar karena pintu terkunci. Api besar sekali sampai rumahnya habis. Warga coba bantu padamkan api, tapi susah. Pemadam datang dan temukan bapak itu sudah meninggal. Sekarang polisi masih cari tahu kenapa api bisa muncul.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Seorang warga di Palembang tewas terpanggang jelang waktu sahur, Minggu (8/3/2026) dini hari akibat kebakaran hebat. Korban ditemukan dalam rumah di kawasan Jalan Ki Kemas Rindo, Lorong KI A Madani, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati.

"Pria paruh baya bernama Husini tewas sekitar pukul 02.00 WIB," ujar Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Angga Kurniawan.

1. Warga gagal menyelamatkan korban

ilustrasi kebakaran rumah (freepik.com/partystock)

Korban Husini, yang dikenal tetangga bernama Asing (51), ditemukan terpanggang oleh seorang saksi bernama Rusmin (63). Korban ditemukan oleh saksi saat kobaran api sudah membesar dari dalam dapur rumah korban.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi bersama sejumlah warga sekitar berupaya memadamkan api secara manual dan warga juga berusaha mendobrak pintu rumah korban yang dalam kondisi terkunci untuk menyelamatkan penghuni rumah.

"Usaha warga gagal, api cepat membesar dan melalap bangunan," kata dia.

2. Korban ditemukan di ruang tamu

Ilustrasi kebakaran. (FOTO: IDN Times/ Agung Sedana)

Angga menyampaikan bahwa kobaran api baru berhasil dipadamkan setelah petugas Pemadam Kebakaran Kota Palembang tiba di lokasi sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah proses pemadaman selesai, petugas menemukan korban Husin alias Asing sudah dalam kondisi meninggal di ruang tamu rumahnya.

"Setiba di lokasi, kami langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan ditemukan satu korban jiwa di ruang tamu rumah," jelasnya.

3. Kebakaran diduga akibat listrik korslet

ilustrasi kebakaran (pixabay.com/Kirsten Mang)

Hasil olah TKP, kata Angga, akibat kebakaran tersebut menyebabkan satu unit rumah milik korban hangus. Dari keterangan warga sekitar, lanjutnya, korban diketahui menderita stroke ringan sehingga mengalami kesulitan berjalan.

"Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tapi dugaannya akibat korsleting listrik," kata dia.

Editorial Team