Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mahasiswa Minta Pemerintah Pusat Untuk Tak Tahan Dana TKD Sumsel

Mahasiswa Minta Pemerintah Pusat Untuk Tak Tahan Dana TKD Sumsel
Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumsel, Palembang, Senin (15/6/2026). (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya Sih
  • Mahasiswa BEM Nusantara Sumsel menggelar aksi di DPRD Sumsel menuntut pemerintah pusat tidak menahan dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Sumatra Selatan.
  • Mereka menilai kontribusi besar Sumsel sebagai daerah penghasil sumber daya alam belum sebanding dengan besaran dana yang diterima dari pemerintah pusat.
  • Ketua DPRD Sumsel berjanji meneruskan tuntutan mahasiswa ke DPR RI dan mengajak perwakilan mahasiswa ikut menyampaikan aspirasi langsung ke Jakarta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Palembang, IDN Times - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Selatan menerima aspirasi mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Sumsel saat menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor DPRD Sumsel, Senin (15/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyoroti rendahnya Transfer ke Daerah (TKD) yang diterima Sumsel dari pemerintah pusat. Mereka menilai besaran dana yang diterima daerah belum sebanding dengan kontribusi Sumsel sebagai salah satu daerah penghasil sumber daya alam terbesar di Indonesia.

"Kekayaan alam ada di Sumsel dan harus dinikmati masyarakat Sumsel, bukan hanya Jakarta," ungkap Koordinator BEM Nusantara Sumsel, Ilham, kepada awak media.

1. Minta TKD Sumsel tidak ditahan

Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumsel, Palembang, Senin (15/6/2026). (IDN Times/Rangga Erfizal)
Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumsel, Palembang, Senin (15/6/2026). (IDN Times/Rangga Erfizal)

Ilham menyebut Sumsel memiliki kekayaan alam melimpah, mulai dari minyak bumi, gas alam, hingga mineral dan batu bara. Namun, manfaat dari hasil kekayaan alam tersebut dinilai belum sepenuhnya dirasakan masyarakat di daerah.

"Kami meminta 60 persen TKD segera lah transfer ke Sumsel, jangan ditahan-tahan," jelasnya.

2. DPRD janjikan akan teruskan aspirasi ke pemerintah pusat

Kartu merah untuk pemerintahan Prabowo-Gibran diberikan mahasiswa Sumsel dalam demo di Kantor DPRD Sumsel
Kartu merah untuk pemerintahan Prabowo-Gibran diberikan mahasiswa Sumsel dalam demo di Kantor DPRD Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

Ilham meminta kepada pimpinan DPRD Sumsel untuk memastikan permintaan mahasiswa disampaikan ke pemerintah pusat. Isu-isu yang berkaitan dengan kebijakan nasional akan diteruskan kepada DPR RI, sedangkan berbagai persoalan daerah akan dibahas sesuai kewenangan pemerintah daerah.

"Tadi setelah pertemuan dengan pimpinan DPRD akan ditindaklanjuti ke DPR RI sehingga nantinya dapat disampaikan ke Presiden Prabowo dan Wapres Gibran," jelasnya.

3. DPRD Sumsel akan fasilitasi mahasiswa ke Jakarta

Kartu merah untuk pemerintahan Prabowo-Gibran diberikan mahasiswa Sumsel dalam demo di Kantor DPRD Sumsel
Kartu merah untuk pemerintahan Prabowo-Gibran diberikan mahasiswa Sumsel dalam demo di Kantor DPRD Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, yang menerima massa aksi menyatakan seluruh tuntutan mahasiswa akan diteruskan kepada pemerintah pusat, termasuk DPR RI. Ia juga menawarkan kepada perwakilan mahasiswa untuk turut serta dalam penyampaian aspirasi tersebut agar tuntutan yang diajukan dapat diserahkan secara langsung kepada pihak terkait.

"Untuk memastikan aspirasi ini benar-benar tersampaikan, saya minta ada perwakilan mahasiswa yang ikut. Nanti perwakilan mahasiswa akan kita bawa untuk menyampaikan langsung aspirasi mereka ke Jakarta," jelasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika

Latest News Sumatera Selatan

See More