Palembang, IDN Times - Viral video pungutan liar (pungli) di media sosial (medsos) yang memperlihatkan keluhan warga harus membayar Rp50 ribu saat melintas di salah satu jembatan yang berada di perbatasan Ogan Komering Ilir-Banyuasin, Sumatra Selatan.
Video yang beredar juga menampilkan banyak pedagang kaki lima di sisi jembatan yang disebut mengganggu aktivitas pengendara yang melintas.
Menanggapi video itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menyebut bahwa adanya masalah pungli di jembatan tersebut merupakan aksi premanisme dan tindakan yang tidak benar dan segera ditindaklanjuti.
"Tidak boleh. Semalam saya sudah memerintahkan Sekda untuk berkoordinasi dengan petugas keamanan. Tidak boleh itu, itu bukan jembatan berbayar," kata dia, usai menghadiri agenda kegiatan Forum Andalas VI Tahun 2026 di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (16/4/2026).
