Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Truk Mi Terguling Tewaskan Pasutri di Muara Enim
Proses evakuasi truk terbalik dan tewaskan pasutri di Flyover Gelumbang. (Dok. Sat Lantas Polres Muara Enim)
  • Sepasang suami istri di Muara Enim tewas tertimpa truk bermuatan mi yang diduga mengalami rem blong di kawasan Flyover Gelumbang, Selasa 2 Juni 2026.

  • Polisi menduga kecelakaan terjadi akibat kelalaian sopir truk yang panik dan membanting setir hingga kendaraan terbalik menimpa motor korban.

  • Muatan mi instan berserakan di jalan dan arus lalu lintas sempat terganggu sebelum petugas mengevakuasi korban serta mengamankan barang bukti untuk penyelidikan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Muara Enim, IDN Times -‎Kecelakaan maut merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Lintas Palembang-Prabumulih, tepatnya di kawasan Flyover Gelumbang, Desa Sigam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Selasa (2/6/2026).

Pasangan suami istri yakni Towil (52) dan Rotiah (50) tewas setelah tertimpa truk pengangkut mi yang diduga alami rem blong. Keduanya tewas setelah mengalami luka berat akibat sepeda motor yang mereka tumpangi tertimpa truk.

1. Tiba-tiba mobil oleng dan meluncur turun lalu menimpa motor korban

Kasat Lantas Polres Muara Enim, AKP Nadhya Nabilla mengatakan, dari hasil olah TKP kejadian berawal saat mobil truk bermuatan mi dengan nopol BG-8139-RW yang dikemudikan Senen (25) melaju dari arah Palembang menuju ke arah Prabumulih.

Tiba-tiba mobil oleng dan meluncur turun, diduga di depan ada kendaraan yang berbelok sehingga sopir truk panik dan spontan membanting setir untuk menghindari tabrakan. Akibatnya truk terbalik dan menimpa sepeda motor Vario yang dikendarai oleh Towil yang berboncengan dengan istrinya, Rotiah yang melaju dari arah yang sama.

"Akibat kejadian tersebut, keduanya meninggal dunia di lokasi dan muatan truk berupa mi instan berhamburan di jalan," ujarnya.

2. Dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi truk

Menurutnya, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi truk yang kurang berhati-hati saat mengemudikan kendaraan.

"Petugas Satlantas Polres Muara Enim telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan," jelasnya.

Saat ini sopir truk maupun kendaraan sudah diamankan oleh pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut. Selain melakukan penyelidikan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain seperti STNK dan satu unit sepeda motor Honda Vario Profit tanpa nomor polisi.

3. Muatan mi instan yang dibawa truk berserakan di badan jalan

Selain menyebabkan korban jiwa, kecelakaan juga mengakibatkan muatan mi instan yang dibawa truk berserakan di badan jalan. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami gangguan hingga proses evakuasi selesai dilakukan oleh petugas.

Atas peristiwa ini, Nadhya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

"Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan, terutama saat melintasi jalur menurun yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan," tegasnya.

Editorial Team

Related Article