Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tol Sumsel-Jambi Segera Berbayar, Hutama Karya Pastikan Kelayakan Jalan

Kab. Musi Banyuasin
Tol Sumsel-Jambi Segera Berbayar, Hutama Karya Pastikan Kelayakan Jalan
Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Simpang Ness (Dok: Hutama Karya)
  • Tol Bayung Lencir-Simpang Ness segera memasuki pengoperasian berbayar setelah masa gratis, memangkas perjalanan dari sekitar dua jam menjadi 40 menit.
  • Hutama Karya mengevaluasi kesiapan transaksi, armada, dan pemantauan lalu lintas sebelum tarif berlaku agar perjalanan pengguna tetap aman dan lancar.
  • Ruas ini didukung tiga gerbang tol, 22 kendaraan operasional, 104 CCTV, dan enam VMS untuk memperlancar mobilitas serta distribusi logistik Sumsel-Jambi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Musi Banyuasin, IDN Times - Waktu tempuh perjalanan dari Bayung Lencir, Sumatera Selatan (Sumsel), menuju kawasan Simpang Ness, Jambi, kini jauh lebih singkat setelah hadirnya Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Simpang Ness.

Setelah sebelumnya gratis, Tol Bayung Lencir-Simpang Ness segera dikenakan tarif. Perjalanan yang sebelumnya bisa memakan waktu sekitar dua jam kini dapat ditempuh hanya sekitar 40 menit melalui ruas tol tersebut.

"Dalam waktu dekat, ruas ini akan memasuki tahap pengoperasian bertarif," ungkap Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, Jumat (21/8/2026).

  1. 1. Masyarakat diberikan waktu mencoba tol secara gratis

    Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi pada Seksi Bayung Lencir-Simpang Ness yang dibangun Hutama Karya
    Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Simpang Ness (Dok: Hutama Karya)

    Iwan menjelaskan, Hutama Karya terus melakukan evaluasi untuk memastikan kelayakan penggunaan tol sebelum dikenakan tarif. Kesiapan itu mencakup pelayanan transaksi di gerbang tol, armada operasional, hingga sistem pemantauan lalu lintas.

    Hal itu dilakukan agar pengguna tetap mendapatkan perjalanan yang aman dan lancar setelah tarif diberlakukan.

    "Pengoperasian tanpa tarif memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal dan merasakan langsung manfaat jalan tol ini," bebernya.

  2. 2. Pastikan pelayanan berjalan maksimal

    Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi pada Seksi Bayung Lencir-Simpang Ness, bagian dari proyek infrastruktur Hutama Karya.
    Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Simpang Ness (Dok: Hutama Karya)

    Hutama Karya menyiapkan tiga gerbang tol pada ruas Bayung Lencir-Simpang Ness, yakni Gerbang Tol Pijoan, Gerbang Tol Muaro Sebapo, dan Gerbang Tol Bayung Lencir.

    Ketiga gerbang tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas transaksi, termasuk gardu masuk dan keluar, gardu reversible serta mobile reader untuk mendukung kelancaran pembayaran pengguna jalan.

    "Kami memastikan seluruh aspek pelayanan, mulai dari transaksi di gerbang tol, kesiapan armada layanan, hingga sistem pemantauan lalu lintas terus kami optimalkan agar pengguna jalan memperoleh perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar," jelasnya.

  3. 3. Siapkan fasilitas tambahan di tol

    Pekerjaan konstruksi Proyek Tol Bayung Lencir–Tempino Seksi 3 oleh KSO Hutama Karya, Wijaya Karya, dan Brantas Abipraya.
    Proyek Tol Bayung Lencir - Tempino Seksi 3 yang digarap melalui Kerjasama Operasi antara Hutama Karya, Wijaya Karya, dan Brantas Abipraya. (dok. Hutama Karya)

    Dari sisi pelayanan, sebanyak 22 kendaraan operasional juga disiagakan. Armada tersebut terdiri dari kendaraan patroli, rescue, ambulans, derek, keamanan dan ketertiban, Patroli Jalan Raya (PJR), skylift, hingga water tank. Pemantauan kondisi lalu lintas turut didukung oleh 104 kamera CCTV dan enam Variable Message Signs (VMS).

    Dengan memangkas waktu perjalanan hingga sekitar 80 menit, ruas tol ini diharapkan tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga memperlancar distribusi logistik antara Sumsel dan Jambi.

    Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk mengikuti informasi resmi terkait pemberlakuan tarif yang akan disampaikan melalui kanal komunikasi perusahaan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More