Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tips Simpan Emas Palembang agar Harga Jual Tetap Tinggi

Tips Simpan Emas Palembang agar Harga Jual Tetap Tinggi
Emas Perhiasan (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Emas perhiasan di Palembang diminati karena fungsinya ganda, sebagai aksesori dan investasi jangka panjang, namun butuh cara penyimpanan khusus agar nilai jualnya tetap tinggi.
  • Pemilik toko emas menyarankan menjaga perhiasan dari bahan kimia dan tidak sering dipakai, terutama untuk emas kadar tinggi 22–24 karat agar kadar dan warnanya tidak berkurang.
  • Perhiasan sebaiknya disimpan di tempat gelap, terhindar dari sinar matahari langsung, serta dipisahkan berdasarkan jenis agar tidak saling menggores dan tetap awet.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Emas perhiasan masih jadi produk andalan sebagian perempuan Palembang. Tak hanya untuk mempercantik diri, perhiasan emas pun disiapkan untuk masa depan sekaligus menjadi alat paling aman untuk investasi jangka panjang pilihan warga Palembang.

"Sekalian nabung, sekalian beli (emas perhiasan) untuk tampil cantik," kata salah satu penggemar aksesori perhiasan emas di Palembang, Ardila, Rabu (8/4/2026).

1. Jangan pakai perhiasan emas kadar tinggi setiap hari

Toko Emas perhiasan
Ilustrasi suasana di Toko Emas Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Namun, tahukah kalian, berbeda dengan emas batangan atau logam mulia, emas perhiasan memiliki cara khusus dalam penyimpanan. Sebab apabila kadar emas berkurang, emas perhiasan ketika dijual kembali atau buyback berpotensi dibeli oleh toko dengan harga rendah dibandingkan dengan harga pasar.

Lalu, bagaimana cara yang benar menyimpan emas perhiasan agar saat dijual tetap dibanderol dengan harga tinggi?

Menurut salah satu pemilik toko emas di Palembang, Awi, cara menyimpan emas agar saat dijual tidak banyak biaya potongan adalah menjaga perhiasan dari kerusakan. Kemudian, untuk emas kadar tinggi 22–24 karat, sebaiknya perhiasan jangan dipakai dalam keseharian. Sebab, apabila sering terkena sabun yang mengandung bahan kimia, emas bisa pudar.

"Kalau emas tua (22-24 karat) pakainya jangan tiap hari biar kadar gak berkurang pas ditimbang. Kalau memang mau dipakai terus, pilih emas kadar rendah (8-18 karat)," katanya.

2. Jangan rendam perhiasan terlalu lama

Emas batangan
Emas batangan (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Dikutip dari laman Pegadaian, cara lain untuk menjaga emas perhiasan dengan benar adalah menghindari bahan kimia keras seperti amonia atau pembersih abrasif saat perhiasan dibersihkan. Tujuannya agar emas perhiasan tidak rusak dan tidak berpotensi mengalami perubahan warna.

Perhiasan emas cukup dicuci dengan sabun ringan dan air hangat untuk hasil yang aman. Kemudian, perhatikan juga jenis perhiasannya: apabila bentuk perhiasan opal, maka lebih sensitif dan butuh perawatan ekstra lembut. Setelah dibersihkan, pastikan dibilas dan dikeringkan dengan baik.

Cara membersihkan perhiasan yang tepat juga harus menghindari merendam terlalu lama, terutama untuk perhiasan dengan lem atau batu berpori agar tidak mudah rusak. Kemudian, hindari perhiasan terkena matahari langsung.

3. Simpan tiap jenis perhiasan secara terpisah

Ilustrasi emas perhiasan di toko Palembang
Ilustrasi emas perhiasan di toko Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Apabila perhiasan terkena matahari langsung, maka warna perhiasan bisa memudar dan merusak materialnya. Oleh karena itu, simpan perhiasan, terutama emas, di tempat yang gelap atau tertutup agar kondisinya tetap terjaga.

Selanjutnya, untuk perlindungan ekstra, persiapkan kotak penyimpanan yang mampu menghalau sinar UV dan menjauhkannya dari area dekat jendela. Harapannya, agar perhiasan tetap awet dan warnanya tidak cepat pudar.

Tips lainnya adalah menyimpan masing-masing perhiasan emas secara terpisah. Tujuannya supaya antaremas tidak saling tergores yang bisa menyebabkan kerusakan material. Jika disimpan dalam kotak, perhiasan dipisah sesuai jenis. Misal cincin, kalung, gelang, dan anting sebaiknya memiliki tempat penyimpanan masing-masing.

Kalung bisa disimpan dalam posisi tergantung atau lurus agar tidak kusut, sementara cincin sebaiknya diletakkan di slot kecil supaya nggak saling bergesekan. Apabila kotak perhiasan tidak cukup bersekat, tempatkan pouch kain lembut atau wadah kecil sebagai alternatif. Cara sederhana ini bisa jadi salah satu upaya agar perhiasan tetap rapi dan awet lebih lama.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More