Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Anak 11 Tahun Palembang Dianiaya Kakek Gara-gara Minta Uang Perpisahan

Anak 11 Tahun Palembang Dianiaya Kakek Gara-gara Minta Uang Perpisahan
Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)
Intinya Sih
  • Seorang anak berusia 11 tahun di Palembang diduga dianiaya oleh kakeknya sendiri setelah meminta uang perpisahan sekolah kepada ibunya.
  • Korban mengalami luka memar akibat dipukul menggunakan kayu dan sempat diusir dari rumah ibunya sebelum melapor ke ayah kandungnya.
  • Pihak Polrestabes Palembang telah menerima laporan kasus kekerasan terhadap anak dan akan menindaklanjuti melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Palembang, IDN Times - Seorang anak laki-laki di bawah umur berinisial AH (11) menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh kakeknya sendiri berinisial SS. Peristiwa itu terjadi saat korban meminta uang perpisahan kepada ibunya. Namun, permintaan tersebut justru memicu kemarahan terlapor hingga berujung pada aksi penganiayaan.

"Dia datang ke rumah saya, cerita telah dipukuli oleh kakeknya. Gara-garanya, anak saya sempat meminta kepada ibunya untuk perpisahan dan dijawab tidak ada. Padahal sebelumnya ibunya bilang uang ada. Jadi anak saya bilang ke teman-temannya kalau akan ikut (perpisahan)," ungkap ayah korban Joni (43) saat melapor ke polisi, Senin (25/5/2026).

1. Ayah korban tak terima anaknya alami penyiksaan

Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)

Usai memarahi anaknya, terlapor SS diduga memukuli korban dengan menggunakan kayu hingga korban mengalami luka memar di tubuhnya. Usai mengalami penganiayaan, korban akhirnya menemui ayah kandungnya untuk bercerita tentang kondisi yang terjadi.

"Tidak hanya dipukuli, anak saya juga diusir dari rumah ibunya. Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti itu," jelasnya.

2. Berharap kakek korban diproses secara hukum

Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)

Meski begitu, saat ini sang anak tetap tinggal bersama ibunya dikarenakan mereka telah bercerai. Joni berharap mantan mertuanya tersebut dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Maka dari itu, saya lapor ke polisi dan berharap diproses sesuai aturan hukum," jelasnya.

3. Polisi dalami laporan korban

Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)

Sementara, Kepala SPKT Polestabes Palembang, Iptu Sugriwa, melalui Pamapta Ipda Tamia Rahmadhany, membenarkan adanya laporan korban terkait LP kekerasan terhadap anak.

"Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk melakukan penyelidikan," tutupnya.

4. Laporkan jika kamu mengetahui ada kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak

Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)

Jika kamu melihat atau mengetahui ada indikasi kekerasan terhadap perempuan dan eksploitasi yang dialami anak-anak, jangan diam dan laporkan! Berikut salah satu lembaga yang bisa kamu hubungi:

  1. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Alamat: Jl. Teuku Umar No. 10 Gondangdia Menteng Jakarta Pusat DKI Jakarta, IndonesiaEmail: pengaduan@kpai.go.idTelepon: (+62) 021-319 015 56Whatsapp: 0821-3677-2273Fax: (+62) 021-390 0833
  2. Komnas Perempuan Email: petugaspengaduan@komnasperempuan.go.idFacebook: www.facebook.com/stopktpsekarang/Twitter: @komnasperempuan
  3. LBH APIK Whatsapp: 0813-8882-2669 (WA only) mulai pukul 09.00-21.00 WIB.
  4. Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Sumsel . Alamat: Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sumsel. Jalan Ade Irma Nasution No.1254, Sungai Pangeran, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30121 Telpon: 0711-314004 Handphone: +62812-7831-593.

Share Article
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika

Latest News Sumatera Selatan

See More