Musi Banyuasin, IDN Times - Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru mendorong optimalisasi lahan terbengkalai menjadi lahan produktif sebagai salah satu upaya menekan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Desa Tanjung Agung Timur, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov Sumsel mendorong pembangunan cetak sawah di Desa Tanjung Agung Timur dengan luas mencapai 977 hektare atau hampir 1000 hektare. Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pangan, tetapi juga menjadikan lahan yang selama ini terbengkalai menjadi lahan pertanian yang dikelola secara rutin.
