Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sekolah di Ogan Ilir Belajar Daring Selama 5 Hari, MBG Tetap Jalan
Ilustrasi Belajar Daring. (Dok. IDN Times)
  • Disdikbud Ogan Ilir memberlakukan pembelajaran daring untuk PAUD/TK, SD, dan SMP pada 21–25 September 2026 akibat kualitas udara memburuk karena kabut asap karhutla.
  • Kebijakan mengikuti arahan Bupati Ogan Ilir dan bertujuan melindungi murid serta tenaga pendidikan; sekolah diminta mengatur pembelajaran fleksibel sesuai kondisi dan kemampuan peserta didik.
  • Program MBG tetap berjalan dengan distribusi dikoordinasikan bersama orang tua, sementara Field Trip Education dihentikan hingga kualitas udara membaik dan kebijakan akan dievaluasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Disdikbud Ogan Ilir memberlakukan pembelajaran jarak jauh atau daring selama lima hari bagi PAUD/TK, SD, dan SMP akibat pencemaran udara dari kabut asap karhutla. Program MBG tetap berjalan, sementara Field Trip Education dihentikan.
  • Who?
    Peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, kepala sekolah, Disdikbud Ogan Ilir, serta orang tua atau wali murid terlibat dalam pelaksanaan kebijakan ini. Kepala Disdikbud Ogan Ilir Sayadi menyampaikan ketentuan tersebut.
  • Where?
    Kebijakan diterapkan pada satuan pendidikan tingkat PAUD/TK, SD, dan SMP di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
  • When?
    Pembelajaran daring berlangsung dari Senin, 21 September 2026, hingga Jumat, 25 September 2026. Kebijakan selanjutnya akan dievaluasi berdasarkan kondisi pencemaran udara dan perkembangan situasi di Ogan Ilir.
  • Why?
    Kebijakan diberlakukan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan murid, pendidik, serta tenaga kependidikan karena kualitas udara terdampak kabut asap karhutla dan kondisi ISPU di Ogan Ilir mengkhawatirkan.
  • How?
    Kepala sekolah mengatur pembelajaran daring secara fleksibel sesuai kondisi sekolah dan kemampuan warga sekolah. Distribusi MBG disesuaikan melalui koordinasi dengan orang tua agar tepat sasaran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ogan Ilir, IDN Times - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ogan Ilir akhirnya memberlakukan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sekolah dalam jaringan (daring) bagi siswa selama lima hari akibat pencemaran udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 420/2806/Sekr/Dikbud.OI/2026. Pembelajaran daring bagi satuan pendidikan tingkat PAUD/TK, SD dan SMP akan diberlakukan mulai Senin (21/9/2026) hingga Jumat (25/9/2026).

1. Seluruh kepala sekolah untuk berkoordinasi dengan pengawas atau pembina

Ilustrasi Belajar Daring. (Dok. IDN Times)

Kepala Disdikbud Ogan Ilir, Sayadi, mengatakan kebijakan tersebut merupakan langkah antisipatif untuk melindungi kesehatan dan keselamatan murid, pendidik serta tenaga kependidikan di tengah kondisi kualitas udara yang terdampak kabut asap.

Hal itu dilakukan setelah memperhatikan kondisi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Ogan Ilir yang kian mengkhawatirkan. Melalui edaran ini, pihaknya meminta seluruh kepala sekolah untuk berkoordinasi dengan pengawas atau pembina dan bidang terkait jika terdapat kendala di lapangan.

"Adapun kebijakan belajar daring tersebut menindaklanjuti arahan Bupati Ogan Ilir karena pencemaran udara akibat dampak kabut asap karhutla," ujarnya.

2. Pelaksanaan pembelajaran daring sesuai kondisi dan karakteristik sekolah

Ilustrasi Belajar Daring. (Dok. Yuliani)

Sayadi menambahkan, kepala satuan pendidikan akan mengatur pelaksanaan pembelajaran daring sesuai kondisi dan karakteristik masing-masing sekolah. Pengaturan juga disesuaikan dengan kemampuan murid, pendidik, dan tenaga kependidikan dalam mengikuti proses pembelajaran secara daring.

"Kemudian pembelajaran daring dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip fleksibel dan adaptif terhadap kondisi murid. Tidak membebani peserta didik maupun orang tua atau wali murid," ungkapnya.

3. Pelaksanaan MBG tetap berjalan selama masa daring

Ilustrasi pembagian MBG di sekolah. (Dok. IDN Times)

Kebijakan belajar daring tersebut berlaku selama lima hari dan selanjutnya akan dievaluasi berdasarkan kondisi pencemaran udara serta perkembangan situasi di wilayah Ogan Ilir. Meski pembelajaran dilakukan secara daring, proses belajar tetap harus mengutamakan kebermaknaan bagi peserta didik.

Selanjutnya, pelaksanaan MBG tetap berjalan selama masa daring. Teknis pengaturan dan pendistribusian disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah dengan berkoordinasi bersama orang tua wali murid agar tetap tepat sasaran.

"Pelaksanaan Program Field Trip Education di Kabupaten Ogan Ilir dihentikan sementara sampai dengan kondisi dan kualitas udara dinyatakan membaik dan ada arahan lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir," ucap Kadisdik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article