Palembang, IDN Times - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) merencanakan penghapusan jurusan yang dianggap tak relevan dalam industri di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Salah satunya adalah bidang ilmu sosial dan pendidikan.
Menanggapi hal itu, Universitas Sriwijaya (Unsri) tak menutup kemungkinan untuk mengikuti kebijakan secara dinamis. Namun secara realita, penutupan ataupun penambahan tiap program studi, jurusan dan fakultas yang ada di kampus tidak bisa langsung direalisasikan secara teknis. Sebab butuh dasar dan regulasi yang sesuai dengan perkembangan.
"Namanya pendidikan tinggi, itu (rencana hapus jurusan tak relevan) dinamis. Jadi sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Jadi memang, kita diarahkan ke situ (penataan ulang jurusan) agar mengikuti tagline kementerian dan juga visi-visi kementerian," ujar Rektor Unsri, Profesor Taufik Marwa, Senin (25/5/2026).
