Dokter Internship Meninggal, IKA FK Unsri Desak Kemenkes Investigasi

- Seorang dokter internship bernama Myta Aprilia Azmy dari FK Unsri meninggal dunia diduga akibat beban kerja tinggi di rumah sakit Kuala Tungkal, Jambi.
- IKA FK Unsri telah melaporkan dugaan pelanggaran jam kerja dan kelalaian supervisi ke Kemenkes, termasuk laporan korban yang tetap dipaksa bekerja meski dalam kondisi sakit.
- Kemenkes akan melakukan investigasi resmi atas kasus ini, sementara IKA FK Unsri berkomitmen mengawal proses hingga hasil akhir ditetapkan pihak berwenang.
Palembang, IDN Times - Kabar duka menyelimuti Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri) atas meninggalnya seorang dokter program intership bernama Myta Aprilia Azmy. Korban diduga meninggal akibat beban kerja yang tinggi selama program internship di salah satu rumah sakit di Kuala Tungkal, Jambi.
"Prosesnya sudah kami laporkan ke pusat. Nanti Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang akan melakukan investigasi, jadi kita tunggu hasilnya seperti apa," ungkap Ketua Umum IKA FK Unsri, Achmad Junaidi, Sabtu (2/5/2026).
1. IKA FK Unsri menunggu investigasi Kemenkes

IKA FK Unsri sebagai lembaga tempat korban bernaung telah mengirim surat ke Kemenkes terkait temuan dugaan pelanggaran rugulasi jam kerja dan supervisi. Korban diduga bekerja tanpa libur selama 3 bulan yang secara aturan melanggar aturan Kemenkes.
Tak hanya itu, ada dugaan kelalaian dan pengabaian klinis dimana korban telah melapor mengalami sakit sejak Maret 2026. Namun, korban tetap dipaksa menjalankan jadwal jaga malam dalam keadaan sesak napas dan kesehatan yang terus menurun.
"Adanya dugaan itu nanti biar diinvestigasi oleh Kemenkes," jelasnya.
2. Korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Mohammad Hoesin

Korban diketahui meninggal usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Mohammad Hoesin Palembang, Jumat (1/5/2026). Junaidi menyebut, meski ada dugaan pelanggaran dalam temuan intenal organisasi, pihaknya masih menunggu hasil invesitigasi Kemenkes untuk penyebab pasti dari dugaan pelanggaran yang ada.
"Kalau penyebabnya silakan ditanyakan ke dokter yang merawat. Informasinya ada dugaan infeksi paru-paru, tetapi kami tidak tahu persis karena tidak menangani langsung," jelasnya.
3. IKA FH Unsri akan mengawal kasus dugaan pelanggaran jam kerja

Junaidi kembali menekankan komitmen organisasinya dalam mengawasi perkembangan kasus ini hingga adanya hasil akhir yang ditetapkan oleh pihak berwenang.
"Kami akan mengawal sampai selesai. Namun karena program ini berada di bawah Kementerian Kesehatan, maka mereka yang akan melakukan investigasi dan menentukan hasil akhirnya," jelasnya.
















