ilustrasi emas perhiasan (unsplash.com/Zayed Ahmed Zadu)
Berdasarkan pantauan IDN Times, kini harga emas perhiasan rata-rata turun dan beberapa toko emas di Palembang pun mematok harga jual di angka Rp14,8-15 jutaan sesuku setara 6,7 gram. Sebelumnya pada akhir Februari 2026, harga emas sempat melambung sebesar Rp16 jutaan sesuku.
Dari informasi yang dirilis DIREKTUR PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, penyebab harga emas anjlok dipengaruhi oleh kondisi geopolitik dan perang global yang masih terjadi antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.
Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak Brent bakal memengaruhi transportasi penerbangan, sehingga berdampak pada inflasi. Namun jelasnya, walau harga emas terkoreksi, komoditas tersebut tetap akan menjadi aset lindung nilai atau safe haven.
Dia menyebutkan koreksi harga emas akan terus terjadi selama perang di Iran masih berlangsung. Selain itu, lonjakan harga komoditas membuat sejumlah bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi. Bahkan, ada kekhawatiran bank sentral global akan menaikkan suku bunga.