Emas Batangan Palembang Gramasi Rendah Kosong: UBS-Emasku Buka PO

- Stok emas batangan gramasi rendah di Palembang kosong di semua merek, termasuk Antam, Galeri 24, UBS, dan Hartadinata, sehingga pembelian kini dilakukan lewat sistem pre order.
- UBS dan Emasku membuka pemesanan PO dengan estimasi ketersediaan sekitar dua minggu, sementara harga ditetapkan sesuai hari pemesanan untuk menjaga transparansi bagi konsumen.
- Kekosongan dipicu fluktuasi harga emas dunia dan situasi geopolitik global, membuat masyarakat beralih ke merek alternatif seperti UBS dan Emasku yang menawarkan promo menarik.
Palembang, IDN Times - Semua merek emas batangan di Palembang terpantau kosong. Kekosongan tersebut berlangsung di semua distro resmi seperti Antam, Galeri 24, UBS dan Hartadinata. Kekosongan terjadi untuk gramasi rendah di bawah 50 gram.
"UBS sudah hampir seminggu ini kosong (gramasi rendah), ready mulai dari 50 gram-an ke atas. Kalau untuk minigold hanya ada yang 0,25 gram," ujar pegawai UBS PTC Palembang, Emeli, Minggu (29/3/2026).
1. Otlet UBS Palembang buka grup terbuka bagi konsumen

Dia menyampaikan kekosongan terjadi sejak harga emas dunia turun. Sementara apabila konsumen masih ingin membeli, kini UBS menerapkan sistem pre-order (PO) khusus emas batangan. Biasanya, kata dia, stok baru tersedia paling cepat dalam dua minggu atau 14 hari.
"Kami buat grup konsumen. Kalau barang sudah ready, kami infokan. Barang terbatas, untuk PO sementara bisa dikomunikasikan," kata dia.
2. Transaksi PO emas Hartadinata paling cepat 14 hari

Tak hanya UBS, kini Emasku, emas batangan milik perusahaan Hartadinata Abadi di Palembang, pun mulai kehabisan stok gramasi rendah. Bahkan, ketersediaan emas di atas 10 gram yang biasanya selalu siap dan tinggal transaksi, sekarang konsumen harus memesan PO karena barang kosong.
"Semua gramasi mulai dari 1-100 gram kosong. Kita buka PO dengan harga jual pada hari pemesanan PO. Biasanya dalam 14 hari barang ada," kata salah satu sales Hartadinata OPI Mall.
3. Kekosongan emas batangan disebabkan masyarakat cari alternatif produk lain

Sebelumnya, kekosongan emas batangan hanya terjadi pada merek Antam dan Galeri 24. Sebab sebagian masyarakat hanya mengetahui jenis emas tersebut. Tetapi, seiring dengan literasi emas di masyarakat yang berkembang, sejumlah masyarakat pun mulai beralih ke emas UBS dan Hartadinata.
Menurut salah satu pembeli Emasku, Ewel, dirinya memilih Emasku sebagai alat investasi karena produk lain seperti Antam sudah banyak kosong di outlet resmi Butik Emas. Selain itu, katanya, Emasku lagi dijual dengan harga promo.
"Hasil THR, ada yang lebih sengaja cari emas biar bisa disimpen. Nyari Antam di butiknya kosong terus, jadi cari alternatif. Ada Emasku, kebetulan lagi ada potongan harga, langsung beli, barangnya ready juga," ujarnya.
4. Transaksi emas Galeri 24 tidak melayani online

Sementara menurut Area Manager Galeri 24 Palembang, Ricky Darmawan, harga emas kini tidak bisa diperkirakan. Hal itu karena kondisi geopolitik global, terutama masih berlangsungnya perang antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Ia menyampaikan bahwa produk emas batangan Galeri 24 saat ini tersedia dengan terbatas. Bagi yang ingin membeli, transaksi tidak bisa dilakukan secara online dan konsumen disarankan langsung datang dan antre di outlet resmi (J Store PS Mall).

















