Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ngopi di Teras Rumah, Pria di Mura Tewas Digigit Kobra

Ngopi di Teras Rumah, Pria di Mura Tewas Digigit Kobra
Pria di Musi Rawas saat menjalani perawatan usai digigit ular kobra. (Dok. IDN Times)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Seorang pemuda bernama Joni asal Desa Semeteh, Musi Rawas, tewas setelah digigit ular kobra saat sedang ngopi di teras rumah kakaknya usai berbuka puasa.
  • Keluarga awalnya tidak menyadari luka di kaki Joni akibat gigitan ular, hingga akhirnya menemukan seekor kobra bersembunyi di sekitar lokasi kejadian.
  • Racun bisa kobra menyebar cepat ke seluruh tubuh Joni, membuat kondisinya kritis dan akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit dr. Sobirin pada Jumat tengah malam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Musi Rawas, IDN Times -‎ Setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit, Joni, pemuda asal Dusun V, Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura) tewas, Jumat (13/3/2026). Joni tewas lantaran digigit ular jenis kobra di jari kaki sebelah kanannya.

Peristiwa itu terjadi saat ia sedang menikmati segelas kopi di teras rumah kakaknya usai berbuka puasa. Kejadian tersebut terjadi di Dusun 5, Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Mura, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 18:30 WIB.

1. Korban tak menyadari ada ular mendekat dan mematuk kakinya

Pria di Musi Rawas saat menjalani perawatan usai digigit ular kobra. (Dok. IDN Times)
Pria di Musi Rawas saat menjalani perawatan usai digigit ular kobra. (Dok. IDN Times)

Kepala Desa (Kades) Semeteh, Yono mengatakan, berdasarkan informasi warga, kejadian bermula saat korban masih bujangan itu sedang menikmati segelas kopi di rumah milik kakaknya di Dusun V Desa Semeteh. Tanpa disadari, seekor ular kobra mendekat dan langsung mematuk jari kaki sebelah kanannya.

"Posisi waktu kejadian, korban ini lagi nunggu rumah milik kakaknya. Karena kakaknya sedang pergi ke Lampung, jadi sementara dia yang nunggu," ujarnya Jumat (13/3/2026) sore.

2. Keluarga temukan ular kobra bersembunyi di lokasi kejadian

ilustrasi ular kobra (unsplash.com/Anil Sharma)
ilustrasi ular kobra (unsplash.com/Anil Sharma)

Awalnya korban tidak menyadari bahwa luka di kakinya disebabkan oleh serangan ular berbisa. Namun, melihat kondisi yang mencurigakan, pihak keluarga segera melarikannya ke Puskesmas terdekat.

Sembari korban ditangani medis, anggota keluarga lainnya memeriksa area rumah untuk mencari penyebab luka tersebut. Tak lama kemudian, mereka menemukan seekor ular kobra yang bersembunyi di sekitar lokasi kejadian namun tidak berhasil ditangkap.

"Saat itu kemungkinan di puskesmas tak mampu mengobatinya, hingga akhirnya korban dibawa ke Rumah Sakit dr. Sobirin di Muara Beliti usai tarawih. Waktu korban dibawa ke puskesmas, keluarga mencari hewan yang gigit korban. Sampai akhirnya diketahui ternyata ular jenis kobra," jelas Kades.

3. Racun bisa kobra menyebar ke seluruh tubuh dan membuat korban kritis

ilustrasi ular (unsplash.com/@nivedh_pkt)
ilustrasi ular (unsplash.com/@nivedh_pkt)

Dikarenakan racun bisa kobra telah menyebar ke seluruh tubuh, membuat kondisinya kian kritis. Hingga akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.

"Jam 12 malam itu saya dapat telepon dari kepala dusun dan dikabarkan korban sudah meninggal dunia di rumah sakit. Saat ini korban sudah dibawa kembali ke Dusun 5 Desa Semeteh untuk dimakamkan," ungkap Yono.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More