Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Motor Listrik vs Bensin, Mana Lebih Unggul untuk Dipakai Sehari-hari?

Motor Listrik vs Bensin, Mana Lebih Unggul untuk Dipakai Sehari-hari?
ilustrasi pengisian daya motor listrik (advrider.com)
Intinya Sih
  • Motor listrik lebih hemat biaya operasional dan perawatan karena tidak memerlukan bensin maupun servis rutin yang kompleks.
  • Dari sisi kenyamanan, motor listrik menawarkan pengalaman berkendara yang halus dan senyap, cocok untuk aktivitas harian di kota.
  • Meski ramah lingkungan, motor listrik masih kalah dalam jarak tempuh dan waktu pengisian dibanding motor bensin yang lebih fleksibel.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Perkembangan kendaraan listrik mulai merambah penggunaan motor di berbagai kota, termasuk Palembang. Di tengah harga bahan bakar minyak (BBM) yang fluktuatif dan kondisi global yang tidak pasti, motor listrik kini mulai dilirik sebagai alternatif.

Namun, di antara keduanya, mana yang sebenarnya lebih unggul untuk penggunaan sehari-hari? Berikut IDN Times merangkum enam fakta keunggulan dari kendaraan listrik dan bensin.

1. Biaya operasional motor llstrik lebih hemat

ilustrasi motor listrik
ilustrasi motor listrik (freepik.com/lookstudio)

Dari sisi biaya harian, motor listrik jelas lebih unggul. Pengguna hanya perlu mengisi daya baterai, yang biayanya jauh lebih murah dibandingkan dengan membeli bensin.

Rata-rata, biaya listrik untuk motor listrik berkisar Rp3 ribu hingga Rp6 ribu per hari, tergantung pemakaian. Sementara motor bensin bisa menghabiskan Rp20 ribu hingga Rp40 ribu per hari untuk jarak tempuh yang sama.

Hal ini membuat motor listrik lebih ekonomis, terutama untuk penggunaan rutin seperti bekerja atau antar-jemput.

2. Perawatan lebih sederhana tanpa oli

ilustrasi motor listrik
Siapkan motor listrik baru dengan jarak tempuh 150 km (Dok. Yadea)

Motor listrik juga unggul dari sisi perawatan. Tidak adanya mesin pembakaran membuat komponen yang perlu dirawat jauh lebih sedikit.

Pengguna tidak perlu:

  • Ganti oli mesin
  • Servis rutin yang kompleks
  • Mengganti banyak komponen bergerak

Sebaliknya, motor bensin membutuhkan perawatan berkala agar performa tetap optimal.

3. Kenyamanan berkendara lebih halus dan senyap

ilustrasi motor listrik
ilustrasi motor listrik (freepik.com/drobotdean)

Dari sisi kenyamanan, motor listrik menawarkan pengalaman berkendara yang lebih halus karena tidak menimbulkan getaran dan suara mesin yang bising.

Hal ini membuatnya lebih nyaman digunakan di lingkungan perkotaan, terutama saat lalu lintas padat.

4. Jarak tempuh dan fleksibilitas motor bensin masih unggul

Parkir Motor Listrik
Parkir Motor Listrik (unsplash.com/I am Zion)

Meski unggul dalam efisiensi, motor listrik masih memiliki keterbatasan, terutama pada jarak tempuh. Dalam sekali pengisian daya, rata-rata motor listrik hanya mampu menempuh jarak sekitar 60-120 kilometer, tergantung tipe dan kapasitas baterai.

Sementara motor bensin bisa menempuh jarak lebih jauh dan dapat dengan mudah diisi ulang di SPBU yang tersedia hampir di semua wilayah.

5. Waktu pengisian bensin lebih cepat

Motor Listrik Parkir
Motor Listrik Parkir (unsplash.com/ather energy)

Pengisian bahan bakar pada motor bensin hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Sebaliknya, motor listrik memerlukan waktu lebih lama untuk mengisi daya baterai, yang bisa memakan waktu beberapa jam.

Hal ini menjadi salah satu pertimbangan utama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

6. Ramah lingkungan, motor Listrik lebih unggul

Motor Listrik
Motor Listrik (unsplash.com/ather energy)

Motor listrik tidak menghasilkan emisi gas buang, sehingga lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan motor bensin yang menghasilkan polusi udara.

Di tengah isu kualitas udara dan perubahan iklim, keunggulan ini menjadi nilai tambah yang signifikan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More