Harga Emas Palembang Naik Awal April: Rp15,3 Juta Sesuku

- Harga emas perhiasan di Palembang naik sekitar Rp200 ribu per suku pada 1 April 2026, dengan variasi harga antar toko mulai dari Rp15 juta hingga Rp15,3 juta.
- Perbedaan harga dipengaruhi biaya operasional, kadar karat emas, serta sentimen pasar global yang memengaruhi nilai jual tiap toko.
- Pengamat ekonomi menjelaskan fluktuasi harga emas dipicu faktor supply-demand dan kondisi geopolitik global, meski tetap dianggap aset lindung nilai.
Palembang, IDN Times - Harga emas Palembang 1 April 2026 mengalami kenaikan tipis. Berdasarkan pantauan IDN Times di beberapa toko, harga emas naik Rp200 ribuan per suku atau setara 6,7 gram. Namun, dari harga jual yang dipatok, tiap toko menawarkan harga variatif.
Beberapa toko emas di Palembang seperti Toko Laris Jalan Rustam Effendi menjual emas perhiasan mulai dari Rp15,3 juta per suku, sedangkan Toko Anda mulai dari Rp15,1 juta sesuku dan Rajamas Lemabang mulai Rp15 jutaan.
1. Kandungan kadar emas perhiasan memengaruhi harga jual

Namun, penting diketahui bahwa tiap toko emas di Palembang menawarkan harga berbeda. Perbedaan harga itu disebabkan oleh toko yang mematok biaya operasional, kemudian produksi emas dari pabrik berbeda, dan pengaruh sentimen pasar global.
Selain faktor perawatan emas, nilai jual emas perhiasan yang berbeda pun dapat dipengaruhi kondisi kadar emas yang terkandung dalam perhiasan mulai 16-22 karat hingga emas murni.
2. Pergerakan harga emas dipengaruhi permintaan pasar

Menurut pengamat ekonomi Sumatra Selatan sekaligus dosen Universitas Muhammadiyah Palembang, Sri Rahayu, nilai emas bergerak naik dan turun dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan.
"Kenaikan harga emas dipengaruhi permintaan, begitu sebaliknya, turun jika animo berkurang. Ini faktor supply-demand. Tetapi bila harga stabil dalam jangka panjang, artinya permintaan cenderung konsisten," katanya.
3. Harga emas masih lebih rendah dari Januari 2026

Sementara dari pergerakan harga emas perhiasan dalam sepekan terakhir, nilai emas masih lebih rendah dari Januari 2026. Sebab pada bulan itu, harga emas sempat melambung Rp16 jutaan sesuku.
Dari informasi yang dirilis Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, penyebab harga emas sempat melandai karena kondisi geopolitik dan perang global yang masih terjadi antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.
Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak Brent bakal memengaruhi transportasi penerbangan, sehingga berdampak pada inflasi. Namun jelasnya, walau harga emas terkoreksi, komoditas tersebut tetap akan menjadi aset lindung nilai atau safe haven.

















