Masifkan Penggunaan QRIS, BI Sasar Puskesmas dan KUA di Sumbar

- Bank Indonesia akan menyasar Puskesmas dan KUA untuk menggunakan Qris dalam transaksi.
- Langkah-langkah akan diambil untuk memperbanyak pemilik akun yang bisa melakukan transaksi dengan Qris.
- Penggunaan Qris minim di Sumatra Barat, terutama di Kabupaten Kepulauan Mentawai karena keterbatasan infrastruktur.
Padang, IDN Times - Bank Indonesia akan menyasar Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) hingga Kantor Urusan Agama (KUA) untuk menggunakan QRIS saat bertransaksi. Itu lantaran, penggunaan QRIS di Sumatra Barat masih belum merata sampai saat ini karena keterbatasan internet dan lainnya.
"Kami mendorong penggunaan QRIS ini untuk bisa menggerakkan ekonomi lebih cepat lagi," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram dalam konferensi pers, Kamis (23/1/2025).
1. Perbanyak pemilik akun

Abdul mengatakan, untuk mendongkrak penggunaan QRIS tersebut, akan melakukan berbagai langkah-langkah yang sudah dipetakan sebelumnya. "Kita harus memperbanyak pemilik akun yang bisa melakukan transaksi dengan QRIS. Artinya melalui mobile banking Bank atau dompet digital lainnya," katanya.
Menurutnya, beberapa target yang akan disasar dalam penggunaan QRIS tersebut terdapat di berbagai sektor. "Umpamanya di sektor pendidikan, tapi targetnya bukan di Kota Padang. Karena Kota Padang sudah sangat baik untuk penggunaan Qris ini," katanya.
2. Sasar puskesmas dan KUA

Abdul menjelaskan, ada beberapa sasaran lain yang selama ini belum tersentuh untuk menggunakan QRIS. "Yang saya temukan itu Puskesmas. Tidak masalah transaksinya kecil. Karena dengan QRIS ini kan nantinya akan menjadi alternatif untuk yang mau berobat," katanya.
Selain itu, menurutnya KUA yang masih cukup minim untuk menggunakan QRIS juga akan menjadi sasarannya dalam penggunaan transaksi tersebut. "Untuk urusan pernikahan kan langsung disetor ke Bank ya. Kenapa tidak menggunakan QRIS saja yang tentunya akan lebih memudahkan. Nah, ini nanti yang akan kita sasar," katanya.
3. Penggunaan QRIS di Mentawai minim

Abdul mengatakan, penggunaan QRIS paling minim di Sumatra Barat adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai.
"Hal ini karena memang infrastrukturnya kurang mendukung. Yang kami sedikit heran, kenapa Mentawai yang menjadi pusat wisata asing, tapi masih minim," katanya.
Menurutnya, untuk permasalahan infrastruktur tersebut pemerintah daerah bisa langsung menghubungi pemerintah provinsi atau pemerintah pusat agar bisa meningkatkan infrastruktur yang dibutuhkan. "Ini kembali lagi. sinergi dan koordinasi yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah," katanya.





![[FOTO] Ribuan Umat Islam di Palembang Salat Iduladha hingga ke Ampera](https://image.idntimes.com/post/20260527/upload_4708432f4cacb509af3079e80bab8b41_bb5739ee-5d4f-472c-94ea-43df85613e24_watermarked_idntimes-2.jpg)













