Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kemenhaj Sumsel Pastikan Jemaah Siap Hadapi Armuzna Jelang Puncak Haji
Para jemaah haji Embarkasi Palembang. (Dok. Kemenhaj Sumsel)
  • Seluruh jemaah haji Embarkasi Palembang telah tiba di Makkah dalam kondisi sehat dan siap menghadapi fase puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

  • Kemenhaj Sumsel melaporkan dua jemaah asal Embarkasi Palembang wafat di tanah suci, dengan seluruh proses pemulasaran dan hak-hak jemaah dipenuhi sesuai ketentuan Arab Saudi.

  • Petugas memperketat pemantauan kesehatan akibat cuaca ekstrem 40–45°C, sementara jemaah diimbau menjaga stamina dan membatasi aktivitas agar siap menjalani prosesi Armuzna.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times -‎ Menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), seluruh jemaah haji dilaporkan telah berada di Kota Suci Makkah Al-Mukarramah. Secara umum, berdasarkan laporan berkala dari para petugas kloter di tanah suci, kondisi fisik jemaah haji Embarkasi Palembang secara keseluruhan saat ini berada dalam keadaan baik, sehat, dan penuh semangat untuk menjalankan rukun dan wajib haji.

Sebagai bentuk kesiapan, para petugas kloter telah melakukan survei langsung ke tenda-tenda jemaah di Arafah dan Mina. Peninjauan ini dilakukan secara detail untuk memastikan titik Lokasi tenda Jemaah haji baik di Arafah dan Mina nanti, pengecekan ketersediaan fasilitas penunjang, serta memetakan jalur pergerakan jemaah demi kenyamanan dan kelancaran jemaah saat menjalani fase puncak haji nanti.

1. Tercatat sudah 2 orang jemaah haji asal Embarkasi Palembang yang dilaporkan wafat

ilustrasi haji (IDN Times/Aditya Pratama)

Kakanwil Kemenhaj Sumsel, M. Arkan Nurwahiddin, mengatakan sampai Jumat (22/52026), tercatat total ada 2 orang jemaah haji asal Embarkasi Palembang yang dilaporkan wafat di tanah suci. Keduanya yakni Asan Akip dari Kloter 15 PLM Asal Provinsi Sumsel dan Aminah Katip Rahim dari Kloter 9 PLM Asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Seluruh proses pemulasaran jenazah telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Arab Saudi, serta memastikan hak-hak jemaah yang wafat, termasuk program badal haji, akan dipenuhi oleh pemerintah," ujarnya.

2. Cuaca ekstrem di Makkah saat ini berkisar 40-45 derajat celcius

ilustrasi haji (pexels.com/Ali Karim)

Arkan menambahkan, guna mengantisipasi dinamika di lapangan dan menjaga kondisi kesehatan jemaah lainnya, petugas kloter terus memperketat kesiapsiagaan. Mengingat cuaca ekstrem di Makkah yang saat ini berkisar antara 40 derajat hingga 45 derajat celcius.

"Petugas melakukan visitasi rutin dari kamar ke kamar untuk memantau kesehatan jemaah haji secara berkala, dengan prioritas khusus pada kelompok risiko tinggi (risti) dan jemaah lansia," ungkapnya.

3. Jemaah diharapkan fokus menjaga kesehatan

ilustrasi haji (pexels.com/Muhammad Khawar Nazir)

Pihaknya mengimbau para jemaah agar membatasi aktivitas fisik di luar hotel yang tidak krusial. Jemaah diharapkan fokus menjaga kesehatan, memperbanyak konsumsi air putih untuk menghindari dehidrasi demi kelancaran serta kekhusyukan saat menghadapi puncak prosesi di Armuzna yang membutuhkan fisik prima.

"Kami mengharapkan jemaah fokus menjaga kesehatan. Kemenhaj Provinsi Sumsel terus mengawal seluruh tahapan ibadah ini agar berjalan dengan aman, lancar dan tertib," ucap Arkan.

Editorial Team