Perhiasan emas. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
Kemudian, perbandingan emas tua dengan kadar 22 karat biasanya terlihat lebih berkilau dan mewah, serta warna kuning emas lebih terang. Emas kadar ini memiliki kandungan emas sekitar 91,6 persen dan sisanya merupakan campuran logam lain seperti tembaga atau perak untuk meningkatkan kekuatan agar tidak mudah bengkok.
Jenis ini banyak diminati karena mampu memberikan keseimbangan antara keindahan dan ketahanan. Sekaligus saat dijual kembali, emas perhiasan kadar tua bisa dijual dengan harga tinggi.
Dari sisi desain, emas 22 karat sangat beragam, mulai dari cincin, kalung, hingga anting. Harga jualnya juga cukup stabil sehingga sering dijadikan alternatif untuk investasi sambil tetap menikmati keindahan perhiasan.
Sementara emas kadar 18 karat mengandung sekitar 75 persen emas murni dan sisanya adalah logam campuran. Komposisi ini membuat emas lebih kuat dan tidak mudah tergores. Jenis ini sangat cocok untuk perhiasan yang dihiasi batu mulia seperti berlian, zamrud, maupun safir.
Karena struktur yang lebih kokoh, emas ini memungkinkan mempertahankan bentuknya dalam jangka waktu lama. Warna emas 18 karat cenderung lebih lembut, namun tetap memberikan kesan eksklusif. Selain itu, harganya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan emas 22 karat membuat emas kadar 18 karat menjadi pilihan populer bagi banyak orang.