Ogan Komering Ilir, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan masih terjadi sejak sejak 26 Agustus 2026 hingga sekarang. Api tidak hanya menghanguskan tumbuhan, tetapi juga satwa liar di kawasan konservasi penting di Sumsel tersebut.
Setelah api dipadamkan, Jumat (4/9/2026), petugas menemukan tiga ekor tenggiling liar telah mati terpanggang di areal Posko Jalur 7. Tiga trenggiling itu terdiri dari satu anak-anak dan dua dewasa.
Selain tenggiling, karhutla di SM Padang Sugihan semakin mengancam kesehatan dan keselamatan 29 gajah jinak di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 yang berada di wilayah SM.
