Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jarak Pandang Tol Kayuagung 200 Meter, Tol Palindra Buka Tutup Jalur
Salah satu ruas tol Kayuagung-Palembang. (Dok. Waskita)
  • PT Waskita Sriwijaya Tol menyatakan jarak pandang di Tol Kayuagung–Palembang pada 6 September 2026 pukul 08.00 WIB di atas 200 meter, sehingga lalu lintas tetap normal tanpa penutupan atau pengalihan.
  • Pengguna Tol Kayuagung–Palembang diimbau menyesuaikan kecepatan, menjaga jarak, menyalakan lampu utama, dan mengikuti arahan petugas; WST memperkuat rambu, patroli, serta pembaruan informasi.
  • Hutama Karya sempat menerapkan buka-tutup jalur Tol Palembang–Indralaya pukul 05.45–07.15 WIB akibat embun pagi yang mengurangi jarak pandang; akses kini kembali dibuka normal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Jarak pandang di Tol Kayuagung–Palembang terpantau di atas 200 meter akibat potensi asap karhutla. Ruas Tol Palembang–Indralaya sempat menerapkan buka-tutup jalur karena embun atau kabut pagi.
  • Who?
    PT Waskita Sriwijaya Tol memantau Tol Kayuagung–Palembang. PT Hutama Karya, Polres Ogan Ilir, dan PJR Tol Palembang–Indralaya mengatur lalu lintas di Ruas Tol Palindra.
  • Where?
    Pemantauan berlangsung di koridor Jalan Tol Kayuagung–Palembang, Sumatera Selatan. Buka-tutup jalur diterapkan di Gerbang Tol Palembang pada Ruas Tol Palembang–Indralaya.
  • When?
    Kondisi Tol Kayuagung–Palembang dipantau Minggu, 6 September 2026 pukul 08.00 WIB. Buka-tutup di Tol Palembang–Indralaya berlangsung sekitar pukul 05.45–07.15 WIB.
  • Why?
    WST meningkatkan kewaspadaan karena asap karhutla berpotensi mengurangi jarak pandang. Buka-tutup Tol Palindra dilakukan karena embun atau kabut pagi memengaruhi jarak pandang pengguna jalan.
  • How?
    WST memasang rambu, meningkatkan patroli, dan memperbarui informasi melalui VMS. Hutama Karya bersama kepolisian dan PJR menerapkan buka-tutup hingga jarak pandang aman; akses kini dibuka normal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ogan Ilir, IDN Times - PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) mengimbau seluruh pengguna Jalan Tol KayuagungPalembang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di sejumlah titik yang berpotensi memengaruhi jarak pandang pengguna jalan.

Pantauan pada Minggu (6/9/2026) pukul 08.00 WIB, kondisi jarak pandang di sepanjang Jalan Tol Kayuagung–Palembang masih terpantau di atas 200 meter. Pihak WST memastikan kondisi tersebut, lalu lintas masih dapat dilayani secara aman, normal, dan terkendali.

"Hingga saat ini tidak terdapat penutupan maupun pengalihan arus lalu lintas akibat dampak asap karhutla. Kami terus melakukan pemantauan dan pengendalian terhadap potensi dampak karhutla di wilayah Sumsel, terutama di sekitar koridor Kayuagung–Palembang yang berpotensi terdampak asap," ujar Manajer Operasional PT WST, Sabdo Hari Mukti, Minggu (6/9/2026).

1. Pengguna jalan diimbau untuk menyesuaikan kecepatan dengan kondisi di lapangan

Salah satu ruas tol Kayuagung-Palembang. (Dok. Waskita)

Meski kondisi jarak pandang masih dalam batas aman, WST mengimbau pengguna jalan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintasi lokasi yang terdampak asap. Pengguna jalan juga diimbau untuk menyesuaikan kecepatan dengan kondisi di lapangan, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, menyalakan lampu utama, serta mematuhi seluruh arahan dan petunjuk petugas di lapangan.

"Sebagai langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko terhadap keselamatan pengguna jalan, kami melakukan sejumlah upaya, di antaranya memaksimalkan pemasangan spanduk dan rambu imbauan di lokasi-lokasi yang diperlukan. Lalu meningkatkan intensitas patroli operasional pada titik-titik yang berpotensi terdampak asap, serta melakukan pembaruan informasi secara berkala melalui Variable Message Sign (VMS) dan kanal media sosial perusahaan,” kata Sabdo.

2. Hutama Karya sebut tol diselimuti embun pagi bukan kabut asap

Kondisi gerbang Tol Palembang yang diselimuti kabut asap pada Minggu (6/9/2026). (Dok. Faqih Prasetyo/oypalembang)

Sementara itu pihak Hutama Karya memberlakukan buka-tutup jalur di Gerbang Tol Palembang pada Ruas Tol Palembang–Indralaya pada Minggu (06/09/2026), sekitar pukul 05.45–07.15 WIB.

"Pemberlakuan tersebut dilakukan akibat kondisi embun atau kabut pagi yang menyelimuti lingkungan sekitar jalan tol dan berdampak pada jarak pandang pengguna jalan," ujar Regional Head Sumatra Bagian Selatan PT Hutama Karya (Persero), Arief Yeri Kristanto.

3. Saat ini kondisi telah kembali normal dan akses Ruas Tol Palindra telah dibuka

Beberapa kendaraan putar balik saat tib di gerbang Tol Palembang yang diselimuti kabut asap pada Minggu (6/9/2026). (Dok. Faqih Prasetyo/oypalembang)

Sebagai langkah antisipasi untuk memastikan keselamatan dan keamanan pengguna jalan, Hutama Karya bersama pihak Kepolisian Resor Ogan Ilir dan PJR Tol Palembang–Indralaya melakukan pengaturan lalu lintas melalui sistem buka-tutup hingga kondisi jarak pandang kembali aman. Saat ini, kondisi telah kembali normal dan akses Ruas Tol Palembang–Indralaya telah dibuka secara normal.

"Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi batas kecepatan dan ketentuan yang berlaku di jalan tol, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima," jelas Arief.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article