Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

2 Bocah Muratara Dilaporkan Hilang, 1 Ditemukan Tewas di Aliran Sungai

2 Bocah Muratara Dilaporkan Hilang, 1 Ditemukan Tewas di Aliran Sungai
ilustrasi tenggelam (freepik)
Intinya Sih

  • Dua bocah asal Desa Tanjung Agung, Muratara dilaporkan hilang setelah bermain di belakang rumah pada Selasa sore, membuat warga dan keluarga panik melakukan pencarian.
  • Salah satu korban bernama Azam ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Batu Menangis sekitar satu kilometer dari rumahnya pada Rabu dini hari.
  • Tim gabungan BPBD, Satpol PP, dan kepolisian masih berupaya maksimal mencari Latifa yang belum ditemukan dengan memperluas area penyisiran sungai dan sekitarnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Musi Rawas Utara, IDN Times -‎Dua bocah yang merupakan warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dilaporkan hilang pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Kedua bocah tersebut, yakni Latifa (7) dan Azam (4), yang pada siang harinya sempat pamit untuk main di belakang rumah.

Setelah dilakukan pencarian, Azam ditemukan pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 00.00 WIB, dalam kondisi meninggal dunia di sungai Kawasan Batu Menangis, Dusun 1 Desa Tanjung Agung. Sementara seorang lagi hingga kini masih dicari keberadaannya oleh warga dan tim penyelamat.

1. Keduanya memang sering main berdua di belakang rumah

Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)
Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)

Plt Camat Karang Jaya, Rusli mengatakan, dari keterangan orangtua kedua korban, kedua anak tersebut main keluar rumah sekitar pukul 12.00 WIB. Keduanya memang sering main berdua dan saat itu diketahui main di belakang rumah.

kedua korban tidak pulang hingga sore hari. Sekitar pukul 18.00 WIB, orangtuanya sadar kalau keduanya tidak terlihat dan melaporkan kejadian itu ke perangkat desa.

"Kata ibunya, biasanya mereka main di belakang rumah, jarang main ke sungai. Barulah menjelang magrib menyadari anaknya tak pulang," ujarnya.

2. Jarak penemuan korban dan rumah sekitar 1 kilometer

Ibu korban langsung memberi tahu suami dan keluarga lainnya. Mereka pun langsung mencari korban bersama warga. Kabar duka yang menimpa kedua bocah ini dikonfirmasi langsung oleh Kabid Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Mugono.

"Benar ada dua bocah yang awalnya dikabarkan hilang, tapi satu yang sudah ditemukan atas nama Hafis Al Azam. Korban ditemukan di Batu Menangis, di dalam air dan sudah meninggal. Jarak dari rumah dengan lokasi penemuan sekitar 1 kilometer," jelasnya.

3. Proses pencarian terhadap Latifa terus diupayakan secara maksimal di lapangan

Jasad Azam, korban tenggelam saat dibawa ke rumah duka.
Jasad Azam, korban tenggelam saat dibawa ke rumah duka. (Dok. IDN Times)

Diketahui Azam yang sudah lebih dulu ditemukan merupakan putra dari Jejen Eka. Sementara itu, Latifa, bocah perempuan yang merupakan putri dari Herman Sabri, hingga saat ini belum diketahui nasibnya.

Proses pencarian terhadap Latifa masih terus diupayakan secara maksimal di lapangan oleh tim gabungan dan warga setempat. Petugas gabungan dari BPBD, Satpol PP, kepolisian terus memperluas area penyisiran sungai dan sekitar lokasi kejadian.

Share
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau

Latest News Sumatera Selatan

See More