Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Warga Nagari Koto Sani Solok Geger Penemuan Jejak Kaki Harimau Sumatra

Warga Nagari Koto Sani Solok Geger Penemuan Jejak Kaki Harimau Sumatra
Tim BKSDA Sumbar melakukan penyisiran lokasi ditemukan jejak harimau sumatra di Koto Sani Solok (Foto: Dok BKSDA Sumbar)
Intinya Sih

  • Warga Nagari Koto Sani, Solok, dibuat resah setelah ditemukan jejak harimau sumatra di sekitar pemukiman dan ladang sejak 18 April 2026.
  • BKSDA Sumbar menurunkan tim untuk melakukan penghalauan menggunakan meriam karbit agar harimau kembali ke habitatnya di Suaka Margasatwa Barisan.
  • Tim tetap siaga di lokasi, siap memasang kamera jebak bila ada tanda baru, serta memberi sosialisasi pencegahan kepada warga agar lebih waspada.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Padang, IDN Times - Warga Nagari Koto Sani, Kabupaten Solok, Sumatra Barat merasa resah dengan penemuan jejak kaki harimau sumatra sejak 18 April 2026.

"Setelah mendapatkan laporan, tim langsung turun untuk melakukan verifikasi dan benar ditemukan adanya jejak harimau di area pemukiman warga," ujar Kepala Balai Konsevasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat, Hartono dalam keterangan resminya, Selasa (21/4/2026).

1. Harimau makan 3 anjing milik warga

Tim BKSDA Sumbar melakukan penyisiran lokasi ditemukan jejak harimau sumatra di Koto Sani Solok (Foto: Dok BKSDA Sumbar)
Tim BKSDA Sumbar melakukan penyisiran lokasi ditemukan jejak harimau sumatra di Koto Sani Solok (Foto: Dok BKSDA Sumbar)

Hartono mengatakan, selain menemukan jejak harimau, pihaknya juga mendapatkan laporan tiga anjing milik warga dimakan harimau.

"Untuk jejak harimau itu ditemukan di beberapa titik pemukiman warga dan juga di area ladang masyarakat. Laporan yang kami terima ada tiga ekor anjing peliharaan warga yang menjadi korban," katanya.

Menurutnya, jejak harimau berukuran kurang lebih delapan sentimeter dan semua jejak tersebut berukuran sama.

"Dengan begitu, diperkirakan jumlah harimau yang masuk ke pemukiman warga itu berjumlah satu ekor dan tim sudah melakukan beberapa tindakan," katanya.

2. Lakukan penghalauan

Tim BKSDA Sumbar melakukan penyisiran lokasi ditemukan jejak harimau sumatra di Koto Sani Solok (Foto: Dok BKSDA Sumbar)
Tim BKSDA Sumbar melakukan penyisiran lokasi ditemukan jejak harimau sumatra di Koto Sani Solok (Foto: Dok BKSDA Sumbar)

Hartono menyebut, tim yang diturunkan ke lokasi telah melakukan tindakan berupa penghalauan terhadap harimau.

"Tim sudah melakukan penghalauan menggunakan meriam karbit yang biasanya digunakan untuk menghalau harimau kembali ke habitatnya," katanya.

Penghalauan dimulai dari area pemukiman dan perladangan warga hingga ke arah Suaka Margasatwa Barisan yang merupakan habitat harimau sumatra.

"Hingga tadi sudah belum ditemukan lagi tanda-tanda baru terkait aktivitas harimau di area pemukiman dan perladangan warga di Nagari Koto Sani," katanya.

3. Akan pasang kamera jebak

Tim BKSDA Sumbar melakukan penyisiran lokasi ditemukan jejak harimau sumatra di Koto Sani Solok (Foto: Dok BKSDA Sumbar)
Tim BKSDA Sumbar melakukan penyisiran lokasi ditemukan jejak harimau sumatra di Koto Sani Solok (Foto: Dok BKSDA Sumbar)

Hartono mengatakan, tim yang diturunkan tetap berada di lokasi hingga keadaan dipastikan aman dan tidak ada lagi tanda-tanda kemunculan harimau.

"Jika ditemukan tanda-tanda keberadaan yang baru, akan dilakukan pemasangan kamera jebak di lokasi untuk memantau pola aktifitas harimau tersebut sebagai bahan pertimbangan untuk penanganan lebih lanjut," katanya.

Menurutnya, tim yang diturunkan telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang upaya pencegahan mandiri yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko interaksi negatif dengan harimau.

"Masyarakat bisa melakukan aktivitas di luar rumah secara berkelompok, ketika masih terang dan mengurangi di malam hari. Membuat bunyi-bunyian yang cukup keras ketika sedang di luar rumah, serta menempatkan hewan peliharaan atau ternak di dalam kandang," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More