Kondisi Kota Palembang yang diselimuti kabut asap akibat Karhutla. (IDN Times Rangga Efrizal)
Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan jumlah 2.545 titik panas itu menjadi yang tertinggi sepanjang tahun ini. Terdiri dari lahan mineral sebanyak 1.561 titik dan gambut 984 titik
"Data hotspot tersebut menjadi perhatian dalam upaya penanganan potensi karhutla di Sumsel. Keberadaan hotspot di sejumlah wilayah, terutama daerah yang memiliki kawasan gambut, menjadi salah satu indikator yang perlu diwaspadai karena dapat berkaitan dengan potensi terjadinya karhutla," ujarnya, Rabu (16/9/2026).
Sementara berdasarkan data DLHP Sumsel pada Kamis (17/9/2026), kondisi kualitas udara beberapa wilayah Sumsel terpantau berada pada kategori sedang, tidak sehat, bahkan sangat tidak sehat. Kota Palembang lagi-lagi berada di zona merah Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dengan angka 234 PM2,5. Disusul Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan ISPU 227 PM2,5.
Selanjutnya, untuk wilayah di zona kuning atau kategori tidak sehat, yakni Ogan Ilir dengan ISPU 167, Prabumulih dengan ISPU 149, Muba dengan ISPU 161, Musi Rawas dengan ISPU 176, dan Lahat dengan ISPU 119.