Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Herman Deru Khawatir Erupsi Anak Krakatau Ganggu Perekonomian Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • Gubernur Sumsel Herman Deru khawatir erupsi Anak Krakatau mengganggu perekonomian daerah karena penerbangan di Bandara SMB II Palembang belum beroperasi.
  • Gangguan penerbangan berpotensi menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa jika kondisi berlangsung lebih lama.
  • Pemerintah memantau kualitas udara dan dampak erupsi, mengimbau warga waspada di luar ruangan, sementara keputusan PJJ diserahkan kepada komite dan sekolah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru mengkhawatirkan erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) berdampak terhadap perekonomian Sumsel. Kekhawatiran itu muncul karena aktivitas erupsi turut mengganggu penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

"Saya juga dapat informasi, kualitas udara masih berfluktuasi. Pesawat juga belum bisa melintas di Sumsel. Sampai dengan saat ini bandara kita juga belum ada flight," ungkap Herman Deru, Senin (7/9/2026).

1. Khatir penutupan bandara berimbas ke ekonomi

Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menurutnya, gangguan penerbangan dalam waktu yang tidak menentu dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi. Mobilitas masyarakat maupun distribusi barang dan jasa berpotensi ikut terganggu apabila kondisi tersebut berlangsung lebih lama.

"Kita khawatir ini akan berdampak terhadap perekonomian," katanya.

2. Berharap erupsi segera berakhir

Erupsi gunung anak krakatau kembali terjadi. September 2026

Deru mengatakan, pemerintah terus memantau perkembangan kondisi udara dan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau di Sumsel. Ia juga mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

"Kita berdoa agar erupsi GAK segera berakhir, karena dampaknya di Sumatra dan Jawa," jelasnya.

3. Serahkan keputusan ke sekolah

PMI Salurkan Masker untuk Warga Terdampak Bencana Erupsi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAM). (Dok. PMI)

Terkait pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di sejumlah daerah terdampak, Deru menyebut jika skema pembelajaran itu diserahkan kepada komite dan pihak sekolah.

"PJJ itu sudah diatur dan dipertegas melalui surat Mendikdasmen, bahwa komite dan sekolah bisa buat keputusan. Bukan libur ya, tapi PJJ," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article