Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Harga Emas Perhiasan Palembang Naik, Mulai Rp16 Jutaan per Suku
ilustrasi emas perhiasan (pexels.com/Maryam)
  • Harga emas perhiasan dan batangan di Palembang naik signifikan, mencapai sekitar Rp16 jutaan per suku dan lebih dari Rp3 juta per gram untuk logam mulia Antam.
  • Kenaikan dipicu lonjakan permintaan pasar, krisis ekonomi global, ketidakpastian geopolitik, serta kebijakan bank sentral Amerika Serikat yang memengaruhi nilai emas dunia.
  • Faktor tambahan seperti kebijakan shutdown AS dan inflasi daerah turut memperkuat tren kenaikan harga emas sebagai bentuk perlindungan nilai kekayaan masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan Palembang kembali mengalami kenaikan setelah sepekan terakhir stagnan dan cenderung melemah. Berdasarkan pantauan pada Minggu (22/2/2026), harga emas perhiasan kini berada di kisaran Rp16 jutaan per suku atau setara 6,7 gram.

Kenaikan tak hanya terjadi pada emas perhiasan, tetapi juga emas batangan. Saat ini, harga logam mulia Antam telah menembus lebih dari Rp3 juta per gram. Lonjakan harga tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya meningkatnya permintaan dan penawaran di pasar.

1. Kebijakan bank sentra berimbas pada harga emas

ilustrasi emas perhiasan (pexels.com/Dulho Prado)

Selain karena permintaan pasar, kenaikan harga emas juga disebabkan kondisi ekonomi dunia dalam kondisi krisis dan diambang ketidakpastian geopolitik. Menurut Awi, pemilik toko emas Makmur Jaya Palembang, kenaikan harga emas terutama pada jenis perhiasan karena pasar menghadapi dua ancaman, yakni rilis data nonfarm payrolls dan pengangguran Amerika Serikat (AS).

"Termasuk faktor 'badai' rebalancing. Harga emas berdampak juga berdasarkan kebijakan bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed)," ujarnya.

2. Kenaikan emas logam mulai dipengaruhi kebijakan Donald Trump

ilustrasi emas perhiasan (unsplash.com/Sandy Millar)

Di sisi lain, kenaikan harga emas juga disebabkan dari tekanan jangka pendek pasar dunia akibat proses penyesuaian indeks komoditas global yang masih menahan laju penguatan logam mulia.

Marketing Regional Galeri 24 Pegadaian Area Palembang, Ricky Darmawan, mengatakan untuk kenaikan logam mulia yang saat ini masih berkelanjutan disebabkan arena kebijakan Donald Trump dalam tren shutdown.

Diketahui, kebijakan shutdown Pemerintah AS yang timbul dipicu karena Donal Trump mengalami kegagalan kesepakatan politik antar negara adidaya lainnya serta dipengaruhi kebijakan shutdown yang baru terjadi kembali usai berlangsung terakhir kali pada tahun 2018 lalu.

3. Kenaikan harga emas memengaruhi nilai tukar mata uang

ilustrasi emas perhiasan (pexels.com/Airam Dato-on)

Selain faktor shutdown Amerika Serikat, harga emas yang kian melejit juga tanda daerah mengalami inflasi. Inflasi merupakan situasi paling sering terjadi saat emas terus melambung.

Kondisi ini pun jadi salah satu faktor utama yang menjawab pertanyaan kenapa harga emas naik terus. Ketika inflasi tinggi, nilai mata uang cenderung turun dan emas yang dianggap safe haven bisa jadi alat untuk melindungi kekayaan.

Secara umum, kenaikan harga emas sebenarnya disebabkan berbagai faktor. Tetapi yang paling sering terjadi, kenaikan harga emas didorong kondisi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, seperti krisis, inflasi, dan konflik internasional.

Editorial Team