Harga Emas Palembang Sesuku Hari Ini, Mulai Rp16 Jutaan

- Harga emas perhiasan di Palembang naik ke kisaran Rp16 jutaan per suku setelah sempat stagnan, dengan variasi harga antar toko mencapai lebih dari Rp500 ribu.
- Kenaikan juga terjadi pada emas batangan Antam yang menembus Rp3 juta per gram, dipicu lonjakan permintaan, ketidakpastian ekonomi global, dan kebijakan The Fed.
- Faktor tambahan seperti kebijakan shutdown Amerika Serikat dan inflasi turut memperkuat tren kenaikan harga emas sebagai bentuk perlindungan nilai kekayaan.
Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan Palembang mengalami kenaikan setelah sepekan stagnan dan cenderung turun. Terpantau pada 23 Februari 2026, harga emas mulai Rp16 jutaan per satu suku atau setara 6,7 gram.
Pantauan IDN Times, rincian harga emas perhiasan hari ini meliputi Rp16 juta per suku di Rajamas Gold Lemabang, Rp16,1 juta di Toko Anda, Rp16,4 juta di Toko Laris dan lebih dari Rp16,5 juta di Toko Mulia Gold Palembang.
1. Harga emas naik karena permintaan pasar melonjak

Tak hanya harga emas perhiasan, harga emas batangan juga naik. Saat ini, harga sudah lebih dari Rp3 juta per gram untuk logam mulia Antam. Kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya karena permintaan dan penawaran melonjak.
Selain karena permintaan pasar, kenaikan harga emas juga disebabkan oleh kondisi ekonomi dunia yang dalam kondisi krisis dan di ambang ketidakpastian geopolitik. Menurut Awi, pemilik toko emas Makmur Jaya Palembang, kenaikan harga emas terutama pada jenis perhiasan karena pasar menghadapi dua ancaman. Yakni rilis data non-farm payrolls dan pengangguran Amerika Serikat (AS).
"Termasuk faktor "badai" rebalancing. Harga emas berdampak juga berdasarkan kebijakan bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed)," ujarnya.
2. Kebijakan Donald Trump berdampak pada harga emas

Sementara di sisi lain, kenaikan harga emas juga disebabkan oleh tekanan jangka pendek pasar dunia akibat proses penyesuaian indeks komoditas global yang masih menahan laju penguatan logam mulia.
Sedangkan kata Marketing Regional Galeri 24 Pegadaian Area Palembang Ricky Darmawan, untuk kenaikan logam mulia yang saat ini masih berkelanjutan disebabkan oleh kebijakan Donald Trump dalam tren shutdown.
Diketahui, kebijakan shutdown Pemerintah AS yang timbul, dipicu karena Donal Trump mengalami kegagalan kesepakatan politik antar negara adidaya lainnya serta dipengaruhi kebijakan shutdown baru terjadi kembali usai berlangsung terakhir kali pada tahun 2018 lalu.
3. Konflik internasional memengaruhi harga emas

Selain faktor shutdown Amerika Serikat, harga emas yang kian melejit juga tanda daerah mengalami inflasi. Inflasi merupakan situasi paling sering terjadi saat emas terus melambung.
Kondisi ini pun jadi salah satu faktor utama yang menjawab pertanyaan kenapa harga emas terus naik. Ketika inflasi tinggi, nilai mata uang cenderung turun dan emas yang dianggap safe haven bisa jadi alat untuk melindungi kekayaan.
Secara umum, kenaikan harga emas sebenarnya disebabkan oleh berbagai faktor. Tetapi yang paling sering terjadi, kenaikan harga emas didorong oleh kondisi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, seperti krisis, inflasi, dan konflik internasional.

















