Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Daftar Lokasi Rawan Macet di Sumsel saat Arus Mudik Lebaran 2026
Kondisi Tol Betung saat dibuka fungsional untuk arus mudik lebaran 2026. (IDN Times/Yuliani)
  • Dinas Perhubungan Sumsel menetapkan 22 titik rawan macet saat arus mudik Idul Fitri 2026, dengan dominasi di Jalur Lintas Timur sebagai jalur utama antarprovinsi.
  • Faktor penyebab kemacetan meliputi volume kendaraan tinggi, aktivitas pasar tumpah, perlintasan kereta api, serta kondisi jalan yang menyempit di sejumlah wilayah.
  • Pemerintah daerah berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk pengaturan lalu lintas, penempatan petugas, serta pemasangan rambu demi kelancaran arus mudik dan balik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
12 Maret 2026

Kepala Dinas Perhubungan Sumatra Selatan Musni Wijaya menyampaikan terdapat 22 titik rawan macet di wilayah Sumsel menjelang arus mudik Idul Fitri 2026. Ia menjelaskan faktor penyebab kemacetan meliputi volume kendaraan tinggi, pasar tumpah, perlintasan kereta api, dan kondisi jalan sempit.

Idul Fitri 2026

Dinas Perhubungan Sumsel bersama kepolisian dan instansi terkait akan melakukan pengaturan lalu lintas serta menempatkan petugas di titik rawan. Langkah ini bertujuan memastikan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman dan lancar.

kini

Daftar lengkap lokasi rawan kemacetan di Jalintim, Jalinteng, dan jalur penghubung telah diumumkan sebagai acuan bagi pemudik yang melintas di Sumatera Selatan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dinas Perhubungan Sumatra Selatan merilis daftar 22 titik rawan kemacetan yang diprediksi terjadi selama arus mudik Idul Fitri 2026 di berbagai jalur utama provinsi.
  • Who?
    Kepala Dinas Perhubungan Sumatra Selatan, Musni Wijaya, bersama jajaran Dishub dan kepolisian yang akan melakukan pengaturan lalu lintas di lapangan.
  • Where?
    Titik kemacetan tersebar di Jalur Lintas Timur, Jalur Lintas Tengah, serta jalur penghubung antarwilayah seperti Palembang–Betung, Muara Enim–Baturaja, dan Sekayu–Pagar Alam.
  • When?
    Pengaturan dan antisipasi dilakukan menjelang serta selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri tahun 2026. Informasi disampaikan pada Kamis, 12 Maret 2026.
  • Why?
    Kemacetan dipicu oleh tingginya volume kendaraan pemudik, aktivitas pasar tumpah di tepi jalan, perlintasan sebidang kereta api, serta kondisi jalan yang menyempit di sejumlah titik.
  • How?
    Pemerintah daerah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menempatkan petugas di lokasi rawan macet, memasang rambu lalu lintas, serta memberikan informasi perjalanan bagi para pemudik
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Bapak Musni bilang nanti waktu orang mau mudik Lebaran di Sumatra Selatan bisa macet di banyak tempat. Ada dua puluh dua tempat yang bisa ramai banget, paling banyak di jalan besar Jalintim yang nyambung ke Lampung dan Jambi. Katanya mobil bisa padat karena jalan sempit dan ada pasar. Polisi dan petugas mau bantu supaya jalan tetap lancar dan aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah Dinas Perhubungan Sumsel yang memetakan 22 titik rawan macet menunjukkan kesiapan dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam menghadapi arus mudik Idul Fitri 2026. Dengan koordinasi lintas instansi, penempatan petugas, serta pemasangan rambu dan informasi lalu lintas, upaya ini mencerminkan komitmen menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Kepala Dinas Perhubungan Sumatra Selatan, Musni Wijaya, menyampaikan ada 22 titik kawasan rawan macet saat arus mudik Idul Fitri 2026 berlangsung.

Wilayah tersebut diprediksi mengalami kepadatan lalu lintas tinggi dengan daerah terbanyak berada di Jalan Lintas Timur (Jalintim) sebagai jalur utama penghubung antarprovinsi di Pulau Sumatera.

"Faktor yang memicu kemacetan di titik-titik tersebut, di antaranya tingginya volume kendaraan, aktivitas pasar tumpah, perlintasan sebidang kereta api, hingga kondisi jalan yang menyempit," ujarnya, Kamis (12/3/2026).

1. Dishub Sumsel koordinasikan pemasangan rambu di kawasan padat lalu lintas

Proses pemeliharaan di ruas Tol Kayuagung untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026. (Dok. Waskita Sriwijaya Tol)

Musni mengatakan kawasan Jalintim merupakan area vital yang sering mengalami kemacetan sangat panjang karena padatnya arus lalu lintas. Sebab wilayah ini menghubungkan Sumsel, Lampung dan Jambi.

Dinas Perhubungan Sumsel, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk menyiapkan langkah pengaturan lalu lintas dan penempatan petugas di titik rawan.

"Termasuk pemasangan rambu dan informasi lalu lintas bagi para pemudik," kata dia.

2. Harap arus mudik berlangsung lancar dan tertib

Proses pemeliharaan di ruas Tol Kayuagung untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026. (Dok. Waskita Sriwijaya Tol)

Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi merupakan poin penting dalam mengantisipasi kepadatan lalu lintas. Sebab petugas di lapangan bertanggung jawab untuk memastikan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di Sumsel berjalan aman

"Serta berlangsung tertib, lancar, dan terkendali," jelas Musni.

Kondisi Tol Betung saat dibuka fungsional untuk arus mudik lebaran 2026. (IDN Times/Yuliani)

Kepala Dinas Perhubungan Sumatra Selatan, Musni Wijaya, menyampaikan ada 22 titik kawasan rawan macet saat arus mudik Idul Fitri 2026 berlangsung.

11 titik rawan kemacetan di Jalintim:

  • Peninggalan – Batas Jambi (Km 206+800)

  • Sungai Lilin – Betung (Km 113+200)

  • Sungai Lilin – Betung (Km 70+100)

  • Sungai Lilin – Betung (Km 142+500)

  • Palembang – Betung (Km 15+800)

  • Palembang – Betung (Km 20)

  • Simpang Indralaya – Meranjat (Km 36+200)

  • Meranjat – Kayuagung (Km 55)

  • Kayuagung – Simpang Penyandingan (Km 75+300)

  • Simpang Penyandingan – Lampung (Km 112)

  • Simpang Penyandingan – Lampung (Km 122 dan Km 131+800)


Sedangkan, 6 Titik Rawan Macet di Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) meliputi:

  • Muara Enim – Simpang Sugihwaras (Km 198)

  • Muara Enim – Simpang Sugihwaras (Km 205)

  • Muara Enim – Simpang Sugihwaras (Km 208)

  • Simpang Sugihwaras – Baturaja (STA 12)

  • Batas Musi Rawas – Tebing Tinggi (Km 293+850)

  • Yos Sudarso – Lubuk Linggau (Km 368+120)

Titik rawan kemacetan jalur lintas penghubung, yaitu:

  • Pagar Alam – Tanjung Sakti – Bengkulu (Km 311+160)

  • Jalan Lingkar Kota Sekayu (Km 124+500)

  • Prabumulih – Beringin (Km 92+050)

  • Simpang Belimbing – Batas Muara Enim (Km 138)

  • Simpang Belimbing – Batas Muara Enim (Km 147)

Editorial Team