Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ada Rekayasa Lalu Lintas di Tol Kayuagung, Perbaikan Lubang Dikebut

Ada Rekayasa Lalu Lintas di Tol Kayuagung, Perbaikan Lubang Dikebut
Proses pemeliharaan di ruas Tol Kayuagung untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026. (Dok. Waskita Sriwijaya Tol)
Intinya Sih
  • Selama masa pekerjaan, ruas tol dipastikan tetap berfungsi dari dua arah

  • Diprediksi akan ada 328.549 kendaraan melintas sepanjang 11 Maret–1 April 2026

  • Rekayasa lalin arus kendaraan di jalur B akan dialihkan ke jalur A mulai 13 Maret mendatang

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ogan Komering Ilir, IDN Times -‎ Mengantisipasi puncak arus mudik yang diprediksi 18 Maret 2026 mendatang, PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) terus mengebut perbaikan jalan meski rencana jangka panjangnya baru berakhir pada 2027.

Selama masa pekerjaan, ruas tol dipastikan tetap berfungsi dari dua arah. Namun, pengelola menerapkan rekayasa lalu lintas sepanjang 3,7 kilometer di titik pengerjaan. Termasuk menyiapkan 8 tim sapu lubang agar arus lalu lintas lancar selama ada pemeliharaan.

1. Diprediksi akan ada 328.549 kendaraan melintas sepanjang 11 Maret–1 April 2026

Proses pemeliharaan di ruas Tol Kayuagung untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026.
Proses pemeliharaan di ruas Tol Kayuagung untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026. (Dok. Waskita Sriwijaya Tol)

Direktur Utama PT WST, Achmad Jofimar, mengatakan, periode libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah diprediksi akan ada 328.549 kendaraan melintas sepanjang 11 Maret–1 April 2026 mendatang.

"Rata-rata ada 14.934 kendaraan per hari, atau melonjak 64 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas normal. Puncak arus mudik kami prediksi terjadi pada H-3 atau pada 18 Maret 2026 dengan 20.966 kendaraan. Sementara puncak balik pada H+4 atau 24 Maret 2026 mencapai 21.288 kendaraan," ujarnya, Rabu (10/3/2026).

2. Rekayasa lalin arus kendaraan di jalur B akan dialihkan ke jalur A mulai 13 Maret mendatang

Proses pemeliharaan di ruas Tol Kayuagung untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026.
Proses pemeliharaan di ruas Tol Kayuagung untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026. (Dok. Waskita Sriwijaya Tol)

Ia menambahkan, fokus utama saat ini adalah peninggian jalur A atau di KM 345+150 hingga KM 348+850 dan untuk konstruksi slab on pile (SOP) yang ditargetkan rampung pada 12 Maret. Selanjutnya, mulai 12 Maret hingga 1 April, pihaknya fokus pada pemeliharaan preventif dengan target jalan tanpa lubang (zero pothole).

"Kami siagakan 8 tim sapu lubang untuk memastikan kenyamanan pengendara. Selain itu, selama masa pekerjaan, ruas tol dipastikan tetap berfungsi dari dua arah dan kami menerapkan rekayasa lalu lintas sepanjang 3,7 kilometer di titik pengerjaan," bebernya.

Achmad merinci, rekayasa lalu lintas kendaraan di jalur B akan dialihkan ke jalur A mulai 13 Maret mendatang demi menghindari terjadinya kemacetan di jalan tol. Dari sisi transaksi, pihaknya melakukan penguatan layanan guna mencegah antrean panjang di gerbang tol, meliputi penambahan gardu satelit.

"Kami juga menyediakan 8 unit mobile reader, dari 4 menjadi 6 gardu layanan top-up saldo dan gerai perbankan di lokasi. Lalu penyediaan 5.000 kartu uang elektronik baru, serta petugas teknisi dan transaksi 24 jam," terangnya.

3. Pantauan keamanan diperketat dengan 42 CCTV di setiap 1 km

Tol Palembang-Kayuagung
Tol Palembang-Kayuagung (IDN Times/Rangga Erfizal)

Selain itu, pihaknya mengerahkan unit operasional lengkap terdiri dari 4 kendaraan patroli, 2 ambulans, 4 derek, 3 kendaraan PJR, dan 1 kendaraan rescue. Pantauan keamanan diperketat dengan 42 CCTV setiap 1 km dan 3 unit variable message sign (VMS) untuk informasi real-time.

"Bagi pemudik yang lelah, rest area KM 360 B telah siap dengan fasilitas lengkap, termasuk SPKLU fast charging untuk mobil listrik, SPBU modular, serta berbagai sarana pelayanan lainnya," ungkap Achmad.

4. Gubernur Sumsel: infrastruktur jalan tol di Kayuagung siap melayani arus mudik

Gubernur Sumsel dan Kapolda Sumsel saat meninjau ruas Tol Palembang-Betung.
Gubernur Sumsel dan Kapolda Sumsel saat meninjau ruas Tol Palembang-Betung. (Dok. Pemprov Sumsel)

Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru memastikan infrastruktur jalan tol di kawasan Kayuagung siap melayani arus mudik Lebaran 2026 setelah rampungnya pengerjaan teknis pada lahan gambut dengan penguatan 3.000 titik cerucuk sedalam 29 meter. Perbaikan tersebut dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang sebelumnya bergelombang di ruas tol tersebut.

Penggunaan teknologi tiang pancang hingga menyentuh tanah keras dilakukan agar jalur strategis itu layak dilalui dan memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 18 April 2026.

"Masalah jalan di Kayuagung yang selama ini dikeluhkan kini terjawab dengan pembangunan menggunakan 3.000 titik cerucuk sedalam 29 meter. Hal ini dilakukan karena kondisi lahan merupakan kubah gambut, sehingga tiang pancang harus mencapai kedalaman tersebut untuk menyentuh tanah keras,” ucapnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More