Aturan Parkir CFN Palembang Mandul, Pemkot Janji Tertibkan Jukir Liar

- Aturan tarif parkir CFN Palembang dilanggar oknum jukir liar yang memungut biaya lebih tinggi dari ketentuan resmi, membuat kebijakan Pemkot dianggap tidak berjalan efektif.
- Wali Kota Ratu Dewa memerintahkan Pol PP dan berkoordinasi dengan Polrestabes untuk menindak serta menangkap jukir liar agar tercipta efek jera dan ketertiban di area CFN.
- Warga Palembang ramai mengeluhkan tarif parkir CFN yang tak sesuai aturan melalui media sosial, bahkan muncul video viral yang memperlihatkan perdebatan antara pengunjung dan jukir.
Palembang, IDN Times - Aturan kebijakan tarif parkir dari program Car Free Night (CFN) di Palembang dianggap mandul oleh masyarakat. Berdasarkan peraturan Wali Kota Ratu Dewa, sebelumnya pemerintah kota menetapkan biaya parkir sebesar Rp1.000 untuk motor dan Rp2 ribu bagi kendaraan roda empat.
Namun fakta di lapangan, nominal tersebut dilanggar oleh oknum juru parkir (jukir) liar dengan meminta pembayaran mulai dari Rp5-10 ribu. Melihat kondisi yang tidak kondusif tersebut, pemkot menjanjikan akan menertibkan parkir jukir liar dengan bekerja sama dengan aparat keamanan serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti Pol PP dan Dinas Perhubungan.
"Saya sudah dari awal mewanti-wanti (terkait potensi pelanggaran tarif parkir). Ternyata emang bener (kebijakan mandul)," ujar Ratu Dewa saat dikonfirmasi IDN Times di Rumah Dinas Jalan Tasik, Senin (27/4/2026).
1. Sebut oknum jukir liar akan ditindak dan ditangkap

Dewa mengklaim Pemkot Palembang sudah melakukan tindakan terhadap oknum jukir liar yang memungut tarif parkir tidak sesuai aturan. Dirinya telah menginstruksikan Satpol PP untuk mencari dan menangkap oknum bersangkutan agar bisa mendapatkan efek jera.
Namun memang, kata dia, agar semua kondisi CFN tertib seluruh stakeholder dan OPD harus kompak menindak.
"Waktu kejadian CFN sekitar jam 10-11 malam, saya sudah perintahkan Pol PP cari yg bersangkutan (oknum jukir liar) untuk ditangkap. Petugas maupun korban silakan buat laporan resmi ke Polrestabes (untuk ditindak)," jelas dia.
2. Ratu Dewa janjikan penindakan kerja sama dengan Polrestabes

Lebih lanjut, Dewa mengaku, meski telah berupaya menindak agar jukir liar bisa ditangkap, sejauh ini dirinya belum menerima kepastian apakah oknum tersebut sudah mendapatkan efek jera dan dibina agar tidak mengulangi kejadian serupa.
"Saya belum dapat laporan apakah yang bersangkutan sudah ditangkap, apakah sudah ditemukan, terus progresnya seperti apa. Saya sudah komunikasi dengan Polrestabes, supaya ada efek jera dan tindak lanjut sehingga masyarakat kita, tak hanya dari Palembang, bisa memaksimalkan program (CFN) bisa berlangsung tertib," kata Dewa.
3. Warga Palembang keluhkan tarif parkir CFN yang tak sesuai aturan

Berdasarkan pantauan IDN Times, sejumlah masyarakat kerap mengeluhkan soal nominal parkir di media sosial. Keluhan tersebut mencuat melalui unggahan video berdurasi 21 detik yang viral di akun media sosial @oypalembang antara pengunjung dan juru parkir, di mana warga mempertanyakan tarif tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan instruksi lisan wali kota terkait harga parkir normal.
“Berapo kak parkir? Rp 3 ribu?, bukannyo Rp1.000 ye? Kato Ratu Dewa parkir motor cuma Rp1000,” ujar seorang pria dalam potongan video tersebut.
Menanggapi pernyataan warga, juru parkir dalam video tersebut justru membantah adanya tarif murah dan tetap bersikeras memungut biaya lebih tinggi kepada pengunjung.
“Belum setengahnyo itu kak, uy Ratu Dewa Rp1.000 dari mano kak, Rp3 ribu kak,” ujar tukang parkir.
Kondisi ini memicu reaksi keras dari netizen di kolom komentar, seperti akun @abahjihanjihanjiha yang meminta agar personel Satpol PP ditempatkan di titik parkir karena banyaknya harga yang tidak sesuai.
“Tolong pak ratu dewa pol PP nyo di tempat ke jg di tempat parkir pak banyak dak sesuai. Hargo parkir nyo smlm AQ kesano,” tulis akun @abahjihanjihanjiha.
Selain itu, akun lainnya @haii_gais0 yang mengaku bahkan diminta membayar hingga Rp5.000 untuk parkir motor.
“Kami kemarin 5rb mang motor tmpt yg diarahke dishub kmrin,” tambah akun @haii_gais0


















