Palembang, IDN Times - Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra, termasuk Sumatra Selatan, diproyeksikan meningkat tajam dalam sepekan ke depan. Peta Fine Fuel Moisture Code (FFMC) yang dirilis BMKG menunjukkan wilayah berstatus sangat mudah terbakar meluas dari sebagian kecil di pesisir timur pada 8 Juli 2026 menjadi hampir menutupi seluruh daratan Sumatra pada 13 Juli 2026.
Tren peningkatan risiko itu sejalan dengan temuan di lapangan. Tim Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Sumatera XVII/OKI mencatat kebakaran lahan gambut di Desa Pulau Geronggang, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada Rabu (8/7/2026).
