Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dinas PU Sumsel Pastikan Perbaikan 70 Ruas Jalan Dimulai Bulan Juli

Dinas PU Sumsel Pastikan Perbaikan 70 Ruas Jalan Dimulai Bulan Juli
Arus lalu lintas di Jalan AKBP Cek Agus Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya Sih
  • Dinas PUBMTR Sumsel akan memulai perbaikan 70 ruas jalan pada Juli 2026 dengan anggaran Rp380 miliar untuk memperbaiki kerusakan di berbagai wilayah provinsi.
  • Anggaran perbaikan jalan tahun 2026 turun signifikan dari Rp700 miliar menjadi Rp380 miliar, namun pemerintah tetap menangani sekitar 1.779 kilometer ruas jalan provinsi.
  • Prioritas perbaikan mencakup rekonstruksi dan pemeliharaan di sejumlah kabupaten seperti OKI, OKU, Empat Lawang, Muara Enim, serta Jalan Noerdin Pandji di Palembang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Palembang, IDN Times - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBMTR) Sumsel, M Affandi memastikan segera melakukan perbaikan 70 ruas jalan di Sumsel bulan ini. Perbaikan tersebut diperkirakan bakal menelan anggaran hingga Rp380 miliar sebagai upaya memperbaiki jalan yang rusak.

"Pelaksanaan perbaikan dan pemeliharaan jalan baru akan dilakukan Juli ini. SPK akan keluar dalam beberapa hari ke depan. Total ada 70 ruas jalan yang akan dilakukan perbaikan dengan nilai anggaran Rp380 miliar untuk tahun ini," ungkap Affandi, Selasa (7/7/2026).

1. Optimalkan anggaran yang tersedia

Arus lalu lintas di Jalan AKBP Cek Agus Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)
Arus lalu lintas di Jalan AKBP Cek Agus Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Affandi menjelaskan perbaikan jalan diprioritaskan pada ruas yang mengalami kerusakan berat, meliputi penutupan lubang dan penambalan. Menurutnya, pekerjaan tersebut akan dilakukan dengan mengoptimalkan anggaran yang tersedia.

"Kita akan melakukan optimalisasi dalam pelaksanaan perbaikan jalan di Sumsel. Kita akan patching, sifatnya fungsional. Pekerjaan ini juga menyesuaikan dengan kondisi keuangan yang mengalami penurunan," jelasnya.

2. Ada penurunan anggaran perbaikan jalan

IMG-20260707-WA0002.jpg
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBMTR) Sumsel, M Affandi (IDN Times/Rangga Erfizal)

Anggaran untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan provinsi pada 2026 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2025 pemerintah mengalokasikan dana lebih dari Rp700 miliar, tahun ini anggaran yang tersedia hanya sekitar Rp380 miliar.

Di tengah keterbatasan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tetap bertanggung jawab menangani sekitar 1.779 kilometer ruas jalan yang menjadi kewenangannya. Ia pun memperkirakan alokasi anggaran pemeliharaan jalan pada 2027 belum akan mengalami peningkatan yang signifikan sehingga masih relatif terbatas.

"Informasi terakhir berkisar Rp200-an miliar untuk perbaikan jalan. Namun, itu masih belum final dan akan kita lihat lagi perkembangannya," ujarnya.

3. Wilayah yang jadi prioritas perbaikan

IMG-20260518-WA0058.jpg
Potret kondisi jalan berlubang di Jalintim Sumatra Ruas Palembang-Betung yang telah mengalami kerusakan satu tahun terakhir (IDN Times/Rangga Erfizal)

Pemprov Sumsel memastikan seluruh paket proyek penanganan jalan telah memasuki tahap akhir pengadaan. Sebagian pekerjaan bahkan sudah memiliki Surat Perintah Kerja (SPK), sehingga kontraktor dapat segera memulai pengerjaan di lapangan.

Penanganan infrastruktur tahun ini tidak hanya berfokus pada pemeliharaan rutin, tetapi juga mencakup rekonstruksi ruas jalan yang mengalami kerusakan serta perbaikan titik-titik longsor yang tersebar di beberapa kabupaten. Lokasi pekerjaan meliputi Ogan Komering Ilir, Empat Lawang, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu, hingga Muara Enim.

Sementara itu, di Kota Palembang, pemerintah provinsi bertanggung jawab atas sekitar 99 kilometer ruas jalan. Salah satu lokasi yang menjadi prioritas pemeliharaan pada tahun ini adalah Jalan Noerdin Pandji. Di sisi lain, rencana pengaspalan Fly Over Jakabaring masih menunggu selesainya proses tender.

Berbeda dengan dua lokasi tersebut, Jalan Radial belum diusulkan untuk diperbaiki karena hasil evaluasi menunjukkan kondisi jalannya masih cukup baik sehingga belum membutuhkan penanganan.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Sumatera Selatan

See More