Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
22 Bidang Lahan Belum Bebas Hambat Penyelesaian Tol Palembang-Betung
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat melakukan peninjauan pembangunan Jembatan Musi V di ruas tol Palembang-Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • Penyelesaian Tol Palembang-Betung masih terkendala 22 bidang lahan di Pangkalan Balai yang harus dibebaskan agar ruas Kramasan–Betung bisa difungsikan pada periode Nataru 2026.
  • Progres konstruksi sudah melampaui 90 persen dengan pengadaan lahan mencapai sekitar 98 persen, sementara Seksi 1 dan Seksi 2 ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun ini.
  • Hutama Karya menargetkan penyelesaian Seksi 3 pada tahun 2027 sehingga seluruh ruas Tol Palembang-Betung dapat beroperasi penuh setelah pembebasan lahan dan konstruksi selesai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Penyelesaian Tol Palembang-Betung masih menyisakan kendala pembebasan 22 bidang lahan di kawasan Pangkalan Balai. PT Hutama Karya menyebut penyelesaian lahan tersebut menjadi syarat agar ruas tol dari Kramasan hingga Betung dapat difungsionalkan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

"Kami sampaikan kepada Pak Wapres masih ada kendala pembebasan lahan, terutama di area Pangkalan Balai sebanyak 22 bidang. Mudah-mudahan bisa segera selesai sehingga tahun ini ruas Kramasan sampai Betung dapat difungsionalkan," ungkap Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol PT Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji, Kamis (16/7/2026).

1. Progres konstruksi sudah di atas 90 persen

Wapres Gibran Rakabuming Raka saat melakukan peninjauan pembangunan Jembatan Musi V di ruas tol Palembang-Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)

Di tengah kendala pembebasan lahan, pembangunan Tol Palembang-Betung terus berjalan. Progres konstruksi Seksi 1 kini telah mencapai 92 persen, Seksi 2 sebesar 93 persen, sedangkan Seksi 3 mencapai 73 persen.

Sementara itu, pengadaan lahan secara keseluruhan telah mencapai sekitar 98 persen. Artinya, sebagian besar lahan yang dibutuhkan telah dibebaskan dan hanya menyisakan 22 bidang di kawasan Pangkalan Balai.

"Kalau target konstruksi Seksi 1 dan 2 selesai akhir tahun ini. Untuk Seksi 3 ditargetkan selesai pada 2027," katanya.

2. Yakin seksi 1 dan 2 bisa rampung 100 persen tahun ini

Wapres Gibran Rakabuming Raka saat melakukan peninjauan pembangunan Jembatan Musi V di ruas tol Palembang-Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menurut Dwi, Hutama Karya memprioritaskan penyelesaian konstruksi Seksi 1 dan Seksi 2 pada akhir 2026. Kedua seksi tersebut dipersiapkan untuk mendukung pengoperasian awal ruas Tol Palembang-Betung, sembari menunggu tuntasnya proses pembebasan lahan yang masih berlangsung.

"Kami targetkan konstruksi Seksi 1 dan Seksi 2 selesai 100 persen pada akhir tahun ini. Kendala yang kami sampaikan kepada Pak Wapres hanya tersisa 22 bidang lahan yang belum selesai dibebaskan," ujarnya.

3. Targetkan seksi 3 selesai tahun depan

Wapres Gibran Rakabuming Raka saat melakukan peninjauan pembangunan Jembatan Musi V di ruas tol Palembang-Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)

Setelah Seksi 1 dan 2 selesai, Hutama Karya akan melanjutkan penyelesaian Seksi 3 yang ditargetkan rampung pada 2027. Dengan demikian, keseluruhan ruas Tol Palembang-Betung diharapkan dapat beroperasi secara penuh setelah seluruh proses pembebasan lahan dan konstruksi selesai.

Curated For You

Editorial Team

Related Article