Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Harga Plastik Kemasan di Sumbar Melonjak, Pemilik UMKM Menjerit
Pedagang air tebu di Padang menggunakan gelas plastik (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
  • Harga plastik di Sumatra Barat melonjak hingga 50 persen sejak Idul Fitri 2026, membuat pemilik UMKM kesulitan menekan biaya produksi.
  • Pedagang minuman keliling mengaku harga gelas plastik ukuran 16 Oz naik dari Rp24 ribu menjadi Rp29 ribu per pak, sementara ukuran 14 Oz naik jadi Rp21 ribu.
  • Meski biaya meningkat, pelaku UMKM memilih tidak menaikkan harga jual karena khawatir kehilangan pelanggan yang mayoritas pelajar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sumatra Barat menjerit karena meningkatnya harga plastik yang merupakan komoditas pendukung setiap usaha yang dijalankan oleh masyarakat.

Meningkatnya harga plastik dan bahan pendukung yang terbuat dari plastik membuat pemilik UMKM semakin merasa terjepit. Terlebih mereka tidak bisa menaikkan harga barang dagangannya.

Pemilik UMKM terpaksa harus mengambil untung sangat tipis agar tidak kehilangan pelanggan. Terlebih kebanyakan pembeli adalah kalangan siswa dan pelajar.

1. Kenaikan harga plastik

Pedagang air tebu di Padang menggunakan gelas plastik (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Seorang pedagang minuman keliling, Taf (50) mengaku sangat kesulitan mendapatkan keuntungan saat harga plastik mulai naik sejak lebaran Idul Fitri 2026 lalu.

"Seingat saja naiknya itu sejak lebaran lalu dan mau tidak mau kami yang biasanya menggunakan gelas plastik ini tentu harus tetap membelinya juga," katanya.

Menurutnya, kenaikan harga gelas plastik yang digunakan untuk mengemas minuman cepat saji yang dibuat tersebut mencapai 50 persen dibanding biasanya.

"Kenaikan harganya itu beragam. Ada yang Rp2.000 hingga ada juga yang sampai Rp5.000. Tergantung jenisnya juga," katanya.

2. Berapa kenaikan harga gelas plastik?

ilustrasi gelas plastik (pexels.com/jatuphon)

Taf mengatakan, ia biasanya membeli gelas plastik ukuran 16 Oz seharga Rp24 ribu per satu pak. Setelah kenaikan tersebut harganya menjadi Rp29 ribu per pak.

"Untuk yang ukuran 14 Oz itu peningkatannya cukup tinggi. Biasanya saya membelinya seharga Rp14 ribu dan saat ini harganya sudah Rp21 ribu per paknya," katanya.

Tidak hanya itu, harga kantong kresek yang digunakan untuk membungkus belanjaan pembeli menurutnya juga mengalami peningkatan dibanding biasanya.

3. Pilih tidak naikkan harga

Pedagang air tebu di Padang menggunakan gelas plastik (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Meski ada kenaikan pada gelas plastik serta beberapa bahan lainnya yang digunakan untuk menjual minuman keliling, Taf tidak bisa menaikkan harganya sesuai dengan modal yang dikeluarkan.

"Bagaimana kita mau menaikkan harga. Pelanggan kebanyakan pelajar. Terlebih lagi kita takut kalau nanti pelanggan lari jika harganya dinaikkan," katanya.

Menurutnya, ia terpaksa mengambil keuntungan yang tipis dibanding sebelumnya. Tetapi, jika seluruh pedagang minuman keliling ikut menaikkan harga, Taf juga bersedia melakukan hal tersebut.

Editorial Team