Musi Banyuasin, IDN Times - Penyakit seperti demam, batuk, hingga sesak napas, menjadi masalah masyarakat yang hidup berdampingan dengan jalan batu bara di Desa Pangkalan Bayat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Debu tersebut terbawa saat kendaraan melintas dan semakin parah ketika musim kemarau.
Beberapa kali masyarakat melayangkan protes, namun pihak perusahaan tak kunjung menanggapi keluhan masyarakat. Mereka yang lebih dulu tinggal di lokasi hauling (jalan angkut batu bara) mengaku kian menderita menghadapi permasalahan debu tersebut.
"Kita menilai aktivitas bisnis (angkut batu bara) sangat merugikan masyarakat. Kami yang tinggal dan menghirup udaranya sangat terdampak," ungkap Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Pangkalan Bayat, Dicky Sophan Pribadi, Senin (9/10/2023).
