Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Warga Musi Rawas Resah, Beruang Muncul Dua Kali di Kebun Durian

Warga Musi Rawas Resah, Beruang Muncul Dua Kali di Kebun Durian
beruang madu (commons.wikimedia.org/ Wich'yanan L)
Intinya Sih
  • Warga di Desa Lubuk Ngin, Musi Rawas, Sumsel, resah dengan kemunculan beruang di kebun durian dan permukiman warga.
  • Petugas TNKS Wilayah V dan BKSDA telah memasang perangkap untuk evakuasi beruang yang diduga beruang madu.
  • Beruang tersebut diperkirakan keluar dari hutan mencari makan karena banyak pohon durian yang berbuah di sekitar kampung tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Musi Rawas, IDN Times - Sudah beberapa hari ini warga di Desa Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan (Sumsel), diresahkan dengan kemunculan hewan buas diduga beruang di area kebun durian. Kemunculan satwa liar itu muncul di sekitar permukiman warga. 

Bahkan kemunculan beruang tersebut telah dua kali dilihat oleh warga. Tak ingin ambil risiko, warga pun melaporkan hewan tersebut yang sudah masuk ke perkebunan dan permukiman warga.

1. Jenis beruang madu masuk kebun durian

Beruang madu di alam liar (pexels.com/Enric Cruz López)
Beruang madu di alam liar (pexels.com/Enric Cruz López)

Petugas TNKS Wilayah V Lubuk Linggau, Asep, mengatakan pihaknya menerima laporan kemunculan hewan tersebut oleh warga tiga hari yang lalu. 

"Jadi kita kemarin itu karena sifatnya masih liar ke sana ke mari, jadi kita upayakan evakuasi," ujar Asep, Senin (29/1/2024).

Pihaknya bersama dengan BKSDA telah meninjau lokasi serta telah memasang perangkap agar hewan itu dapat dievakuasi.

"Dugaannya hewan beruang, dan kalau lihat dari ciri-cirinya sepertinya beruang madu. Tapi itu kan belum jelas, karena orang belum sempat mengambil fotonya, sebab setiap ketemu langsung kaget," jelasnya.

2. Petugas pasang perangkap di tempat beruang melintas

ilustrasi beruang (unsplash.com/Joshua J. Cotton)
ilustrasi beruang (unsplash.com/Joshua J. Cotton)

Dari keterangan warga, beruang tersebut memiliki tinggi kurang lebih satu meter bila sedang bungkuk. Kemudian Asep menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan.

"Kemarin pagi (Minggu) warga juga kembali melihat hewan itu di pinggir rumah. Kita datang ke sana sekitar jam 11 siang. Langsung kita pasang perangkap satu buah, dipasang di jalur biasa beruang melintas," ungkapnya.

3. Beruang tak bisa ke hutan diduga karena sungai meluap

Beruang madu memanjat pohon (pexels.com/Ali Kazal)
Beruang madu memanjat pohon (pexels.com/Ali Kazal)

Ia memperkirakan, beruang tersebut keluar dari dalam hutan untuk mencari makan. Apalagi di sekitar kampung tersebut banyak ditemui pohon durian yang berbuah, dan di lokasi juga terdapat madu.

"Analisa sementara karena ada batas sungai. Karena sungai itu meluap, mungkin dia tidak bisa menyeberang lagi ke hutan," tutupnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Yuliani
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi
Yuliani
EditorYuliani
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More