Palembang, IDN Times - Fenomena manusia silver di sudut jalan-jalan kota Palembang kian marak. Kendati tak meresahkan sebagian masyarakat, keberadaan mereka terus menjamur.
Manusia silver menjadi polemik, utamanya di tengah pandemik COVID-19. Di satu sisi, mereka membutuhkan uang untuk makan. Di sisi lain, keberadaan mereka dinilai melanggar aturan dan membahayakan diri dan pengguna jalan lainnya.
Antara bahaya dan kebutuhan, manusia silver mengambil peluang di tengah pandemik COVID-19. Celah mereka memanfaatkan situasi menjadi mata pencaharian baru yang berdampak tidak baik bagi kesehatan diri.
