Sering Tawuran di Jalan, Orangtua Diimbau Batasi Jam Keluar Anak

Palembang, IDN Times - Tawuran masih menghiasi jalanan kota Palembang meski memasuki bulan suci Ramadan. Polrestabes Palembang pun mengeluarkan imbauan agar orangtua mengawasi anak-anaknya.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib, mengimbau agar orangtua membatasi jam keluar anak hingga pukul 22.00 WIB demi mencegah potensi tawuran.
"Kita melakukan imbauan lewat platform media sosial dan juga sebaran untuk di wilayah Palembang," ungkap Ngajib, Selasa (28/3/2023).
1. Rawan tawuran saat anak keluar malam

Kebanyakan anak-anak dan remaja beraktivitas malam hari untuk berkumpul dan melakukan balap liar. Kondisi ini berpotensi mengakibatkan gesekan di antara pemuda sehingga menimbulkan tawuran.
"Kampanye setop tawuran ini diharapkan bisa sampai ke masyarakat," jelas dia.
2. Polisi patroli rutin setiap malam

Menurut Ngajib, kampanye pencegahan tawuran demi mencegah korban jiwa akibat kenakalan remaja. Polisi sudah meningkatkan patroli malam hingga mengerahkan tim siber untuk memantau akun media sosial, mengingat beberapa tawuran berawal dari media sosial.
"Beberapa posko pengamanan juga sudah disiapkan. Kita harus mencegah anak-anak dari tindak kriminal," tutur dia.
3. Diminta lebih fokus ibadah saat Ramadan

Selain menyebar poster dan flyer ke masyarakat, Polrestabes Palembang meminta peran aktif orangtua mengawasi anak-anak mereka, agar tidak meninggalkan rumah jika tanpa kepentingan.
"Lebih bagus kalau ibadah saja di musala dan masjid selama Ramadan," tutup dia.







![[BREAKING] Wakil Bupati PALI Ditangkap Penyidik Pidsus Kejati Sumsel](https://image.idntimes.com/post/20250210/1000127120-679b8fb0461ad11c7448d145cee7fdab-3f980f0298d4b94e7066ad042c72dc7c.jpg)









